Danrem 132/Tdl Tekankan Prajurit Humanis dan Profesional di Momentum Idul Adha

  • Whatsapp
Komandan Korem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H., menghadiri pelaksanaan Sholat Idul Adha bersama prajurit, PNS, dan masyarakat di Halaman Kodam XXIII/Palaka Wira. Rabu (27/05/2026). Foto:Dok Korem 132 Tdl

PALU,BULLETIN.ID  — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan jajaran TNI di lingkungan Kodam XXIII/Palaka Wira untuk memperkuat nilai spiritual, solidaritas sosial, serta kedekatan dengan masyarakat. 

Komandan Korem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H., menghadiri pelaksanaan Sholat Idul Adha bersama prajurit, PNS, dan masyarakat di Halaman Kodam XXIII/Palaka Wira, berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan.

Pelaksanaan Sholat Ied tahun ini mengusung tema “Jadikan Hikmah Idul Adha Sebagai Motivasi Untuk Meningkatkan Iman dan Takwa Prajurit TNI yang Prima Dalam Melaksanakan Tugas dan Pengabdian Untuk Indonesia Maju.” Tema tersebut menegaskan bahwa Idul Adha bukan hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan semata, tetapi juga refleksi moral bagi prajurit dalam memperkuat integritas, loyalitas, dan pengabdian kepada bangsa.

Dalam khutbahnya, Ketua FKUB Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag., mengajak jamaah meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai landasan membangun semangat pengorbanan, kepedulian sosial, serta persatuan di tengah kehidupan berbangsa.

Ia menekankan bahwa nilai Idul Adha harus diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap toleransi, saling menghormati, dan menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat.

“Semangat berkurban mengajarkan tentang keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama. Nilai inilah yang penting dirawat bersama demi menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” ujar khatib dalam ceramahnya.

Sementara itu, Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H. menegaskan bahwa Idul Adha menjadi momentum penting dalam membangun kekuatan mental dan spiritual prajurit TNI di tengah tantangan tugas yang semakin kompleks.

Menurutnya, prajurit yang profesional tidak hanya dituntut memiliki kesiapan fisik dan kemampuan militer, tetapi juga harus dibekali keimanan, disiplin, serta jiwa kemanusiaan yang kuat dalam menjalankan pengabdian kepada negara.

Berita Pilihan :  Save the Children Indonesia Luncurkan Dua Program Strategi di Tanah Luwu

“Melalui momentum Idul Adha ini, diharapkan seluruh prajurit semakin meningkatkan iman dan ketakwaan sehingga mampu menjadi prajurit yang profesional, humanis, dan prima dalam melaksanakan tugas demi kemajuan Indonesia,” kata Danrem.

Usai pelaksanaan Sholat Ied, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi dan foto bersama antara prajurit dan masyarakat. Kehangatan yang tercipta mencerminkan hubungan erat antara TNI dan rakyat sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan persatuan bangsa.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan, sekaligus menjadi simbol kuatnya sinergi spiritual, sosial, dan kebangsaan di lingkungan TNI bersama masyarakat.

Pos terkait