Madrasah MTsN 1 Palu Gelar Lomba Ketangkasan PMR Tingkat Kota

  • Whatsapp
Palang Merah Remaja (PMR) Madrasah MTs Negeri 1 Kota Palu kembali menggelar Lomba Ketangkasan PMR tingkat Kota Palu. Pada Jumat ( 26–28 Juni 2026). Foto:Indra

PALU,BULLETIN.ID  – Di tengah meningkatnya kebutuhan akan kepedulian sosial dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, Palang Merah Remaja (PMR) Madrasah MTs Negeri 1 Kota Palu kembali menggelar Lomba Ketangkasan PMR tingkat Kota Palu. 

Kegiatan yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membentuk karakter generasi muda yang peduli, tangguh, dan memiliki semangat kemanusiaan.

Mengusung tema “Meningkatkan Skill Generasi Muda yang Aktif, Kreatif, dan Inspiratif dalam Bidang Kemanusiaan”, kegiatan tersebut diikuti 16 tim dari 14 sekolah tingkat SMP, MTs, SMA, dan MAN se-Kota Palu.

Kepala Madrasah  MTs Negeri 1 Kota Palu, Hj. Basriah, mengatakan lomba ketangkasan PMR telah menjadi agenda tahunan madrasah sebagai bagian dari pembinaan karakter peserta didik.

“Melalui kegiatan ini kami ingin melahirkan generasi muda yang memiliki jiwa kemanusiaan, peduli terhadap sesama, serta mampu menjadi penolong ketika masyarakat membutuhkan. Selain berkompetisi, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar pelajar di Kota Palu,” ujarnya.

Berbagai cabang lomba dipertandingkan, mulai dari pertolongan pertama, bongkar pasang tandu, perawatan keluarga, senam kreasi, hingga yel-yel. 

Seluruh materi dirancang untuk mengasah kemampuan dasar kepalangmerahan sekaligus melatih kerja sama, disiplin, dan kepemimpinan peserta.

Peserta berasal dari berbagai sekolah, di antaranya SMP Negeri 2, SMP Negeri 4, SMP Negeri 6, SMP Negeri 7, MTs Negeri 1 Palu, MTs Negeri 3 Palu, SMP Lab School Bina Insani, SMA Negeri 2, SMA Negeri 4, SMA Negeri 6, dan MAN 2 Kota Palu.

Sementara itu, Bendahara PMI Kota Palu, Suraji, menilai kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian sosial sekaligus keterampilan dasar kepalangmerahan.

Berita Pilihan :  Rektor UIN Datokarama: Dosen Harus Gencar Menulis Karya Ilmiah  

Menurutnya, kemampuan pertolongan pertama merupakan bekal yang sangat bermanfaat, tidak hanya bagi peserta sendiri, tetapi juga bagi masyarakat ketika menghadapi kondisi darurat.

“Lomba ini menjadi sarana mengasah kemampuan, ketangkasan, dan membangun karakter peserta agar menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, sportivitas, kejujuran, serta siap mengabdi kepada masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berharap lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki empati, akhlak mulia, dan kesiapan menjadi relawan kemanusiaan di lingkungan sekitarnya.(Ind)

Pos terkait