UIN Datokarama Raih 15 Medali Emas di Poros Intim IV Tahun 2026

  • Whatsapp
UIN Datokarama Raih 16 Medali Emas di Poros Intim IV Tahun 2026. Foto:Ist

PALU,BULLETIN.ID  – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama berhasil meraih 15 medali emas dari lima belas cabang lomba pada Pekan Olahraga, Riset, Ornamen Senin Indonesia Timur (Poros Intim) IV Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia Timur.

“Sebuah pencapaian fantastis yang menegaskan bahwa kampus ini tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu berkompetisi di bidang olahraga dan seni,” kata Rektor UIN Datokarama Profesor Lukman Thahir, di Kota Palu, Jumat.

Sebanyak 15 medali emas yang diperoleh UIN Datokarama berasal dari cabang lomba, Tenis Meja Tunggal Putra dan putri, Tenis Meja Ganda Putra, Tenis Meja Ganda Putri, Bulutangkis Tunggal Putra, Taekwondo Poomsae Individual Putra, Taekwondo Poomsae Individual Putri, Pencak Silat Seni Tunggal Putra, Pencak Silat Seni Tunggal Putri.

Berikutnya, Musabaqah Hifdzil Quran kategori 30 Juz Putri, Musabaqah Qiraatul Kutub kategori Putra, Kaligrafi Naskah Putri, Kaligrafi Hiasan Mushaf Putri, Pop Solo Islami kategori Putri Selviana, Nasyid, Debat Konstitusi.

Kerja keras, keringat, dan latihan spartan para atlet serta seniman UIN Datokarama terbayar lunas. Keberhasilan meraup 15 medali emas ini diraih dari berbagai cabang unggulan yang diperlombakan dalam ajang bergengsi dua tahunan tersebut.

“Ini adalah buah dari konsistensi, disiplin tinggi, dan mental juara yang ditunjukkan oleh para mahasiswa kita. 16 medali emas di tahun 2026 ini adalah hadiah terindah untuk seluruh civitas akademika UIN Datokarama Palu,” ujar Rektor.

Selain meraih medali emas, para kontingen UIN Datokarama juga meraih delapan medali perak dan 11 medali perunggu selama pelaksanaan Poros Intim IV dari tanggal 6 – 11 Juli 2026.

Berita Pilihan :  Inovasi Wondr by BNI: Fitur Canggih Ini Otomatis Blokir Transaksi Saat Ada Telepon Masuk

Poros Intim IV menjadi ajang silaturahmi sekaligus kompetisi antarmahasiswa PTKIN di Indonesia Timur melalui bidang olahraga, riset, dan seni keislaman. Kegiatan ini mempertandingkan enam cabang olahraga, yakni futsal, bulu tangkis, tenis meja, sepak takraw, taekwondo, dan pencak silat.

Di bidang riset, peserta berkompetisi dalam karya tulis ilmiah Al-Qur’an dan karya tulis ilmiah hadis. Sementara pada cabang ornamen seni diperlombakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ), Musabaqah Qiraatil Kutub (MQQ), Pop Solo Islami, Nasyid, Kaligrafi, Pidato Tausiah, serta Debat Konstitusi.***

Pos terkait