Anggaran Bencana Sumatera Segera Cair, Tito: Kementerian Sudah Bergerak

  • Whatsapp
Anggaran Bencana Sumatera

JAKARTA, BULLETIN – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kementerian terkait telah bergerak menangani dampak bencana di wilayah Sumatera menggunakan anggaran reguler, sambil menanti persetujuan tambahan untuk Anggaran Bencana Sumatera dari Kementerian Keuangan.

Tito menyebut Kementerian Pertanian sudah melakukan refocusing anggaran demi memulihkan lahan pertanian dan perkebunan yang terdampak. Langkah serupa juga diambil Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk memperbaiki tambak udang serta ikan yang mengalami kerusakan. Upaya penanganan dampak bencana ini merupakan langkah awal sembari menunggu kucuran Anggaran Bencana Sumatera tambahan.

“Pak Menteri Pertanian sudah bergerak menggunakan anggaran reguler yang direfocusing. Begitu juga Menteri Kelautan dan Perikanan sudah mulai melakukan perbaikan sejak dua minggu lalu, namun masih menggunakan dana reguler,” kata Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri.

Pemerintah saat ini masih menunggu persetujuan dari Kementerian Keuangan terkait usulan Anggaran Bencana Sumatera tambahan yang diajukan oleh sejumlah kementerian. Dana tambahan ini sangat diperlukan agar penanganan dampak bencana dapat berjalan lebih optimal. Proses persetujuan anggaran ini diharapkan tidak memakan waktu lama.

Selain sektor pertanian dan perikanan, tambahan Anggaran Bencana Sumatera juga akan dialokasikan untuk rehabilitasi pondok pesantren, madrasah, rumah ibadah, serta pemulihan ratusan pelaku UMKM yang turut menjadi korban. Skala kerusakan yang meluas memerlukan dukungan dana yang signifikan untuk percepatan pemulihan.

Tito Karnavian berharap seluruh proses administrasi dapat segera diselesaikan sehingga dana tambahan bisa segera ditransfer kepada kementerian terkait. Dengan percepatan ini, Satuan Tugas Percepatan Pemulihan Pascabencana dapat mengakslerasi rehabilitasi dan rekonstruksi, melengkapi penyaluran dana Rp10,6 triliun yang telah dialokasikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.

Berita Pilihan :  Ini Penyebab Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Pos terkait