PALU, BULLETIN – Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XXIII/Palaka Wira di Kota Palu ditargetkan beroperasi mulai Desember 2026. Kehadiran markas baru ini akan menjadi pusat kendali strategis TNI Angkatan Darat dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.
Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, menyatakan bahwa pembangunan fasilitas utama TNI Angkatan Darat terus dikebut agar dapat digunakan sesuai target waktu. Ini penting untuk segera mengoperasikan Makodam Palu.
Kompleks Makodam XXIII/Palaka Wira dibangun di atas lahan sekitar 20,4 hektare di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Kawasan ini dirancang sebagai pusat komando sekaligus kompleks pendukung bagi aktivitas satuan Kodam.
Sejumlah fasilitas utama menjadi prioritas pembangunan Makodam Palu, di antaranya gedung markas utama sebagai pusat komando operasional, rumah dinas pejabat utama, serta fasilitas pendukung bagi prajurit dan keluarga besar Kodam.
“Kodam XXIII/Palaka Wira hadir dan bersinergi bersama rakyat untuk mewujudkan Indonesia maju di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat,” kata Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar.
Selain bangunan utama, kawasan Makodam Palu juga akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung. Ini termasuk asrama personel, sarana olahraga seperti kolam renang berstandar internasional, serta area penghijauan untuk menciptakan lingkungan markas representatif.
Pembangunan kawasan ini diarahkan tidak hanya sebagai pusat administrasi militer, tetapi juga sebagai fasilitas yang mampu menunjang kesiapan operasional prajurit dalam menjalankan tugas pertahanan wilayah.
“Keberhasilan dalam menghadapi berbagai tantangan sangat bergantung pada kesiapan fisik, mental, serta moralitas seluruh prajurit dan PNS TNI,” demikian pesan Pangdam saat menyampaikan amanat Panglima TNI.
Kodam XXIII/Palaka Wira merupakan salah satu komando kewilayahan baru TNI Angkatan Darat yang membawahi wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Kehadiran Makodam Palu ini diharapkan memperkuat koordinasi pertahanan, keamanan, serta respons terhadap berbagai kondisi strategis di kawasan tersebut.
Dalam pelaksanaan tugasnya, Kodam XXIII/Palaka Wira juga terus membangun sinergi dengan berbagai lembaga, termasuk Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Pertemuan antara Pangdam dan Kapolda Sulteng menekankan pentingnya soliditas TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan rampungnya pembangunan Makodam Palu, Kota Palu akan menjadi salah satu pusat strategis pertahanan di kawasan timur Indonesia. Pemerintah dan TNI berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat memperkuat stabilitas wilayah sekaligus mendukung program pembangunan daerah.






