PALU, BULLETIN – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Profesor Lukman Thahir menegaskan bahwa pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2026/2027 harus menyenangkan dan menggembirakan bagi mahasiswa baru. Ini bertujuan untuk menciptakan kesan pertama yang positif dan membahagiakan, sehingga mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan lingkungan kampus tanpa merasa terbebani.
UIN Datokarama berencana menyelenggarakan Pra-PBAK pada 21 Agustus, dilanjutkan dengan PBAK utama pada 22-24 Agustus 2026. Kegiatan ini akan diikuti oleh 1.500 mahasiswa baru, termasuk 21 mahasiswa internasional dari berbagai negara. PBAK UIN Datokarama Palu menjadi momen penting bagi para mahasiswa untuk mengenal lebih dekat kehidupan kampus dan nilai-nilai keislaman.
“PBAK harus menjadi kesan pertama yang menyenangkan dan membahagiakan mahasiswa baru, tanpa ada kesan buruk,” kata Profesor Lukman dalam arahannya pada rapat perdana Panitia PBAK UIN Datokarama di Kota Palu, Selasa 11 Agustus 2026.
Profesor Lukman Thahir juga menyebutkan bahwa ke-21 mahasiswa internasional dari 12 negara akan diperkenalkan kepada seluruh mahasiswa baru selama PBAK UIN Datokarama Palu. Ini menunjukkan komitmen UIN Datokarama Palu untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan, termasuk mahasiswa asing.
Rektor UIN Datokarama Palu menekankan bahwa PBAK adalah pintu awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal iklim akademik dan nilai-nilai keislaman di UIN Datokarama. Pendekatan yang digunakan harus berbasis edukasi, empati, dan kegembiraan, jauh dari praktik kekerasan. Prinsip ini menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan PBAK UIN Datokarama Palu tahun ini.
“Mahasiswa baru memasuki dunia perguruan tinggi dengan harapan dan cita-cita besar. Tugas kita adalah menyambut mereka dengan hangat, bukan menakut-nakuti. PBAK harus menyenangkan, membangun rasa percaya diri, dan mendidik tanpa ada unsur perundungan (bullying) atau kekerasan dalam bentuk apa pun,” tegas Rektor UIN Datokarama Palu.
Meskipun melarang praktik kekerasan, Rektor meminta Panitia PBAK untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang memadai bagi peserta selama PBAK berlangsung. Dengan mengusung konsep orientasi yang ramah dan menyenangkan, UIN Datokarama Palu optimistis mahasiswa baru dapat beradaptasi cepat dan mengukir prestasi. PBAK bukan lagi ‘ujian fisik’, melainkan pesta penyambutan anggota baru keluarga besar UIN Datokarama Palu.






