Karhutla Gunung Kalendeng Tojo Una-Una Membara, 20 Hektare Hutan Terbakar

  • Whatsapp
Karhutla Gunung Kalendeng
.Karhutla Gunung Kalendeng Tojo Una-Una Membara, 20 Hektare Hutan Terbakar. (Foto: Ist).

TOJO UNA-UNA, BULLETIN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Kalendeng, Dusun Pakanangi, Desa Balingara, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Kebakaran yang dimulai pada Senin, 17 Agustus 2026, ini diperkirakan berdampak terhadap sekitar 20 hektare lahan dan hutan. Kebakaran ini menambah daftar panjang kasus Karhutla Gunung Kalendeng yang meresahkan warga.

Berdasarkan laporan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Sulawesi Tengah, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 17.00 WITA oleh Kapolsek Ampana Tete bersama personelnya. Api diduga bermula dari lahan milik warga sebelum merembet ke kawasan hutan, menyebabkan meluasnya Karhutla Gunung Kalendeng.

Dugaan awal mengarah pada puntung rokok sebagai pemicu kebakaran, diperparah kondisi angin kencang sehingga api dengan cepat membesar. Upaya pemadaman awal sempat terkendala karena kobaran api yang cukup besar dan tiupan angin menyulitkan petugas mengendalikan titik api Karhutla Gunung Kalendeng.

Kebakaran di Karhutla Gunung Kalendeng ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsian. Namun, luas lahan dan hutan yang terdampak mencapai sekitar 20 hektare. Kerugian ekologis akibat Karhutla Gunung Kalendeng ini sangat besar.

Penanganan Karhutla Gunung Kalendeng kemudian diperkuat melalui operasi gabungan yang melibatkan TRC BPBD Kabupaten Tojo Una-Una, petugas pemadam kebakaran, personel Polres, Kapolsek Ampana Tete, camat, dan pemerintah desa. Tim gabungan melakukan asesmen sekaligus pemadaman untuk mencegah api kembali menjalar ke area hutan yang lebih luas.

Setelah proses pemadaman, api dilaporkan telah berhasil dikendalikan. Meski demikian, kawasan terdampak masih dalam pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api Karhutla Gunung Kalendeng.

Berita Pilihan :  IMIP Rayakan HUT RI dengan Semangat Keberagaman

Di tengah penanganan Karhutla Gunung Kalendeng, BPBD mencatat kebutuhan mendesak berupa peralatan mobil untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Ketersediaan peralatan yang dapat dibawa langsung menuju lokasi menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat respons apabila titik api kembali muncul.

Ancaman karhutla masih perlu diwaspadai di wilayah Sulawesi Tengah, terutama ketika kondisi lingkungan dan angin dapat mempercepat penyebaran api. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil dapat berujung pada kerusakan kawasan yang jauh lebih besar.

Pos terkait