Cara Merawat Perhiasan Emas Putih agar Tetap Berkilau

  • Whatsapp
perawatan emas putih

JAKARTA, BULLETIN – Perhiasan emas putih banyak digemari karena kilau putihnya yang elegan, sering dipilih untuk cincin pernikahan atau aksesori sehari-hari. Namun, agar kilau tersebut tetap bertahan, diperlukan perawatan emas putih yang tepat. Tanpa perawatan rutin, tampilan berkilau ini bisa memudar seiring waktu.

Berbeda dengan anggapan bahwa emas putih secara alami berwarna putih, sebagian besar perhiasan emas putih di pasaran dilapisi rhodium. Lapisan inilah yang memberikan warna putih cerah dan kilau optimal pada perhiasan. Seiring pemakaian, lapisan rhodium dapat menipis akibat gesekan, benturan, keringat, serta paparan berbagai bahan kimia. Ketika lapisan ini terkikis, warna kekuningan logam di bawahnya bisa terlihat, mengurangi kilau perhiasan. Oleh karena itu, perawatan emas putih bukan hanya untuk penampilan, tetapi juga mengurangi risiko goresan, menjaga kondisi batu permata, dan memperpanjang usia pakainya.

Salah satu langkah sederhana dalam perawatan emas putih adalah membersihkannya secara berkala. Debu, minyak tubuh, sisa sabun, losion, dan kotoran lain yang menempel dapat membuat permukaan perhiasan terlihat kusam. Pembersihan di rumah bisa dilakukan dengan air hangat dan beberapa tetes sabun cair yang lembut. Rendam perhiasan selama sekitar 20–40 menit, lalu sikat perlahan menggunakan sikat berbulu lembut, terutama pada bagian yang sulit dijangkau.

Setelah direndam dan disikat, bilas perhiasan hingga bersih dan keringkan menggunakan kain lembut. Hindari menggosok permukaan terlalu keras karena gesekan berlebihan justru dapat menimbulkan goresan. Penting juga untuk menghindari penggunaan cairan pembersih dengan bahan kimia keras, terutama jika perhiasan memiliki lapisan rhodium atau batu permata tertentu, karena dapat merusak komponen pada perawatan emas putih.

Kebiasaan menggunakan perhiasan emas putih sepanjang hari juga dapat mempercepat keausan. Saat berolahraga, berkebun, mengangkat barang, atau melakukan pekerjaan yang melibatkan benturan dan gesekan, sebaiknya perhiasan dilepas terlebih dahulu. Langkah sederhana ini dapat mengurangi risiko goresan maupun kerusakan pada bagian batu.

Selain itu, perhiasan juga sebaiknya tidak digunakan ketika berenang. Air kolam yang mengandung klorin maupun air laut dapat memengaruhi kondisi permukaan perhiasan dan mempercepat keausan lapisan pelindung, sehingga memperburuk kondisi jika tidak ada perawatan emas putih yang dilakukan.

Bahan kimia dalam parfum, losion, hairspray, kosmetik, hingga produk pembersih rumah tangga juga perlu diperhatikan dalam perawatan emas putih. Untuk mengurangi paparan, gunakan parfum dan produk perawatan tubuh terlebih dahulu. Setelah produk mengering dan meresap, barulah kenakan perhiasan. Kebiasaan ini membantu meminimalkan kontak langsung antara emas putih dan berbagai bahan kimia yang berpotensi mempercepat perubahan tampilan permukaan.

Berita Pilihan :  Ramalan Zodiak 18 Agustus 2026: Introspeksi, Kendali Emosi, dan Keputusan Bijak

Jika lapisan rhodium sudah menipis, membersihkan perhiasan saja mungkin tidak cukup. Salah satu pilihan yang dapat dilakukan adalah replating, yakni proses pelapisan kembali permukaan perhiasan menggunakan rhodium. Proses ini dapat mengembalikan tampilan putih dan kilau perhiasan seperti semula. Frekuensi replating tidak sama untuk setiap perhiasan karena bergantung pada seberapa sering digunakan, aktivitas pemakai, dan tingkat gesekan yang dialami. Oleh karena itu, kondisi permukaan perhiasan sebaiknya diperiksa secara berkala dan replating dilakukan ketika lapisan rhodium mulai terlihat menipis untuk menjaga perawatan emas putih yang optimal.

Cara penyimpanan juga menentukan kondisi emas putih dalam jangka panjang. Saat tidak digunakan, simpan perhiasan di tempat yang kering dan bersih. Sebaiknya setiap perhiasan ditempatkan secara terpisah untuk mencegah gesekan yang dapat menimbulkan goresan. Kotak perhiasan berlapis kain lembut atau kantong khusus dapat menjadi pilihan. Hindari menumpuk cincin, gelang, dan kalung dalam satu tempat tanpa pelindung. Selain menjaga kilau, penyimpanan yang tepat juga membantu mengurangi risiko perhiasan tersangkut, berubah bentuk, atau mengalami kerusakan pada bagian tertentu, yang merupakan bagian krusial dari perawatan emas putih.

Emas putih memang menawarkan tampilan mewah, tetapi keindahannya membutuhkan perhatian. Pemakaian sehari-hari membuat perhiasan bersentuhan dengan keringat, kosmetik, gesekan, hingga berbagai bahan kimia. Oleh karena itu, beberapa kebiasaan sederhana—mulai dari membersihkan secara rutin, melepas perhiasan saat melakukan aktivitas berat, menghindari bahan kimia, hingga menyimpannya secara terpisah—dapat membantu mempertahankan kondisinya. Jika lapisan rhodium mulai menipis, perawatan profesional melalui replating dapat menjadi pilihan untuk mengembalikan tampilan putih dan berkilau, menjaga perawatan emas putih yang maksimal.

Catatan: Frekuensi perawatan dapat berbeda tergantung jenis perhiasan, komposisi logam, lapisan permukaan, batu yang digunakan, serta intensitas pemakaian. Untuk perhiasan bernilai tinggi atau memiliki batu permata, pemeriksaan dan pembersihan oleh tenaga profesional di toko perhiasan seperti Frank & Co lebih aman dan disarankan.

Pos terkait