PALU, BULLETIN – Sebanyak 70 personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah menggelar Patroli Gabungan Skala Besar di Kelurahan Nunu dan sekitar Jembatan Lalove. Patroli ini dilakukan sejak Sabtu malam (22/08) hingga Minggu dini hari (23/08) untuk mengantisipasi bentrokan susulan antarwarga dan menjaga situasi kamtibmas di wilayah tersebut. Pengerahan pasukan Brimob Patroli Nunu Lalove ini merupakan respons cepat pihak kepolisian terhadap potensi gangguan keamanan.
Kegiatan Brimob Patroli Nunu Lalove dipimpin langsung oleh Kasubbagbinlatops Bag Ops Satbrimob Polda Sulteng, AKP Ajrun Gentur Pambudi, Apel kesiapsiagaan dilaksanakan di Mako Batalyon A Pelopor sebelum pasukan bergerak menuju Mako Polresta Palu untuk konsolidasi pengamanan. Tim gabungan kemudian menyisir dan melakukan penyekatan di titik-titik rawan perbatasan Nunu serta Jembatan Lalove guna membubarkan kerumunan pemuda dan melokalisir pergerakan massa.
AKP Ajrun Gentur Pambudi, menjelaskan bahwa pengerahan pasukan Brimob Patroli Nunu Lalove ini adalah bentuk kehadiran negara untuk menjamin stabilitas keamanan. Tujuannya adalah memulihkan kondusivitas pasca-bentrok di wilayah terdampak. Langkah preventif dan imbauan kamtibmas disampaikan secara humanis kepada masyarakat.
“Penebalan sebanyak 70 personel Batalyon A Pelopor dalam Patroli Gabungan Skala Besar ini difokuskan sebagai langkah antisipasi pasca-kejadian bentrokan warga di wilayah Nunu dan perbatasan Jembatan Lalove. Kami menyiagakan personel di lokasi-lokasi rawan untuk memastikan tidak ada lagi aksi provokasi maupun bentrok susulan, sehingga masyarakat sekitar dapat kembali beraktivitas dengan tenang dan aman,” kata AKP Ajrun Gentur Pambudi.
Seluruh rangkaian kegiatan penebalan pasukan dan Brimob Patroli Nunu Lalove di kawasan Nunu dan Jembatan Lalove berlangsung tertib dan aman. Situasi di lokasi terpantau sepenuhnya kondusif, menunjukkan efektivitas tindakan pencegahan yang dilakukan oleh Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah.






