Kakanwil Ditjenpas Sulteng Pastikan Lapas dan Rutan Palu Aman

  • Whatsapp
Lapas dan Rutan Palu Aman
Kakanwil Ditjenpas Sulteng Pastikan Lapas dan Rutan Palu Aman . (Foto:Ist)

PALU, BULLETIN – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kakanwil Ditjenpas Sulteng), Herman Mulawarman, memastikan jajaran Pemasyarakatan di wilayah tersebut terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dinamika situasi, memastikan kondisi Lapas dan Rutan Palu aman dan kondusif.

Herman Mulawarman melakukan pengecekan langsung serta penguatan koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) guna memastikan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Hal ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga stabilitas keamanan di fasilitas pemasyarakatan.

Penegasan tersebut disampaikan Herman saat meninjau langsung Lapas Kelas IIA Palu dan Rutan Kelas IIA Palu pada Kamis, 27/08. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-59.OT.02.02 Tahun 2026 yang menginstruksikan peningkatan kewaspadaan untuk mengantisipasi unjuk rasa di seluruh Indonesia. Pengecekan ini vital untuk memastikan Lapas dan Rutan Palu aman dari potensi gangguan.

Di Lapas Palu, Herman bersama Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal) Kanwil Ditjenpas Sulteng memeriksa beberapa titik penting. Pemeriksaan meliputi Pintu Utama (P2U), blok hunian, area branggang, pagar pengamanan, hingga kesiapan regu jaga. Langkah ini untuk memastikan kekuatan personel, sarana pengamanan, dan mekanisme pemeriksaan akses berjalan sesuai prosedur demi menjaga Lapas dan Rutan Palu aman.

Herman juga menerima laporan mengenai koordinasi Lapas Palu dengan Kodim 1306/Kota Palu dan Polresta Palu. Ia mengapresiasi langkah cepat tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi dengan TNI-Polri. Sinergi ini merupakan bagian krusial dari deteksi dini dan respons terhadap setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sehingga Lapas dan Rutan Palu aman dari ancaman.

“Kami mengapresiasi kesiapsiagaan jajaran Lapas Palu yang telah melakukan koordinasi dengan TNI-Polri. Dalam situasi seperti ini, kita tidak boleh menunggu gangguan terjadi. Deteksi dini, check and recheck, serta koordinasi harus dilakukan secara berkelanjutan agar kondisi tetap aman dan terkendali,” kata Herman Mulawarman.

Senada dengan Kakanwil, Kepala Lapas Palu, Makmur, menegaskan bahwa kesiapsiagaan jajarannya terus diperkuat. Pengawasan berlapis dan koordinasi erat dengan APH menjadi fokus utama. Upaya ini memastikan bahwa Lapas dan Rutan Palu aman dari segala bentuk gangguan.

“Kami memastikan setiap petugas memahami tugas dan tanggung jawabnya, khususnya pada titik-titik pengamanan. Koordinasi dengan Kodim 1306/Kota Palu dan Polresta Palu juga terus kami jaga sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan menjaga stabilitas keamanan Lapas Palu,” ungkap Makmur.

Berita Pilihan :  Verifikasi Data Veteran Sulteng, TNI Soroti Akurasi demi Pembinaan Optimal

Pengecekan kemudian berlanjut ke Rutan Palu. Herman meninjau aspek pengamanan, sarana prasarana, pelayanan, lingkungan, serta program pembinaan. Ia juga berdialog dengan warga binaan untuk mengetahui secara langsung kondisi dan layanan yang diterima, sekaligus meninjau pengelolaan limbah air dan meminta penyempurnaan sistem penyaringan agar tidak berdampak terhadap lingkungan sekitar. Seluruh aspek ini dipastikan berjalan optimal agar Lapas dan Rutan Palu aman dan nyaman.

Pada aspek pembinaan, Herman memberikan apresiasi terhadap program kemandirian laundry yang melibatkan warga binaan. Menurutnya, kondisi keamanan harus berjalan beriringan dengan pembinaan produktif. UPT tidak hanya mampu menjaga ketertiban, tetapi juga mempersiapkan warga binaan untuk memiliki keterampilan dan kemandirian.

Herman menegaskan bahwa pengecekan di Lapas dan Rutan Palu adalah bagian dari pengawasan berkelanjutan yang juga diterapkan pada seluruh UPT Pemasyarakatan se-Sulawesi Tengah. Ini merupakan komitmen Kanwil Ditjenpas Sulteng untuk menjaga semua fasilitas dalam keadaan Lapas dan Rutan Palu aman.

Ia meminta jajaran untuk tidak lengah, menjaga komunikasi dengan APH, memastikan sarana pengamanan berfungsi optimal, serta tetap memberikan pelayanan dan pembinaan secara profesional. Kewaspadaan ini krusial agar Lapas dan Rutan Palu aman dari insiden yang tidak diinginkan.

“Komitmen kita jelas, seluruh UPT harus siap menghadapi setiap perkembangan situasi. Keamanan dan ketertiban tetap menjadi prioritas, namun pelayanan dan pembinaan tidak boleh terhenti. Dengan kewaspadaan, koordinasi, dan kerja bersama, kita pastikan Pemasyarakatan Sulteng tetap aman, tertib, dan terkendali,” tegas Herman Mulawarman.

Sementara itu, Kepala Rutan Palu, Wachid Kurniawan Budi Santoso, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi dengan unsur pengamanan di wilayah. Upaya ini sangat penting agar Lapas dan Rutan Palu aman dan terkendali.

“Kami terus melakukan pemantauan dan check and recheck terhadap seluruh aspek pengamanan, termasuk memastikan sarana seperti CCTV dan fasilitas pendukung lainnya berfungsi dengan baik. Koordinasi dengan unsur terkait juga terus kami lakukan untuk menjaga Rutan Palu tetap aman dan kondusif,” ujar Wachid Kurniawan Budi Santoso.

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem deteksi dini Pemasyarakatan Sulteng. Ke depan, kesiapsiagaan diarahkan menjadi pola kerja berkelanjutan melalui pengawasan berlapis, koordinasi lintas sektor, pemeliharaan sarana keamanan, serta konsistensi pelayanan dan pembinaan. Dengan pola itu, setiap UPT diharapkan mampu menjaga stabilitas sekaligus memastikan fungsi Pemasyarakatan tetap berjalan optimal di tengah setiap perkembangan situasi, memastikan Lapas dan Rutan Palu aman dan berfungsi baik.

Pos terkait