MADRID, BULLETIN – Perburuan gelar klub terbaik Eropa memasuki babak baru. Kompetisi Liga Champions 2026/27 resmi memasuki musim ke-72, sekaligus musim ke-35 dengan nama Liga Champions.
Namun, perjalanan menuju trofi Si Kuping Besar tidak dimulai ketika para raksasa Eropa memasuki fase liga. Kompetisi musim ini telah bergulir sejak 7 Juli 2026 melalui babak kualifikasi dan akan mencapai puncaknya hampir 11 bulan kemudian di Estadio Metropolitano, Madrid, pada 5 Juni 2027.
Musim Liga Champions 2026/27 juga menjadi edisi ketiga yang menggunakan format fase liga. Perubahan format membuat persaingan tidak lagi berlangsung dalam grup-grup kecil seperti format lama. Sebanyak 36 klub akan berada dalam satu klasemen dan masing-masing menjalani delapan pertandingan menghadapi lawan yang berbeda.
Format tersebut membuat setiap pertandingan dalam Liga Champions 2026/27 memiliki konsekuensi terhadap posisi klasemen dan peluang klub melanjutkan perjalanan ke fase gugur.
Jalan menuju fase liga tidak mudah
Situs resmi uefa.com menyebut Sebanyak 29 klub memperoleh tiket langsung ke fase liga. Sementara itu, tujuh tempat lainnya harus diperebutkan melalui rangkaian kualifikasi yang berlangsung sejak Juli hingga Agustus.
Babak kualifikasi dimainkan dalam format dua leg. Putaran pertama berlangsung 7/8 dan 14/15 Juli, disusul putaran kedua pada 21/22 dan 28/29 Juli.
Persaingan kemudian berlanjut ke putaran ketiga pada 4/5 dan 11 Agustus, sebelum tujuh tiket terakhir ditentukan melalui play-off pada 18/19 dan 25/26 Agustus 2026.
Sistem tersebut membuat klub-klub dari asosiasi dengan peringkat koefisien UEFA lebih rendah harus melewati jalan lebih panjang sebelum dapat berhadapan dengan elite Eropa. Artinya, Liga Champions 2026/27 bukan hanya panggung bagi klub-klub besar. Bagi sejumlah tim, mempertahankan asa tampil di kompetisi utama Eropa membutuhkan perjuangan sejak awal musim.
Fase liga menjadi ujian konsistensi
Setelah tujuh tiket terakhir ditentukan, perhatian beralih ke fase liga.
Matchday pertama dijadwalkan berlangsung pada 8–10 September 2026. Persaingan berlanjut pada Oktober, November dan Desember sebelum memasuki dua pertandingan terakhir pada Januari 2027. Ini akan menjadi fase krusial bagi klub-klub di Liga Champions 2026/27.
Rangkaian fase liga dijadwalkan berlangsung sebagai berikut:
- Matchday 1: 8–10 September 2026
- Matchday 2: 13/14 Oktober 2026
- Matchday 3: 20/21 Oktober 2026
- Matchday 4: 3/4 November 2026
- Matchday 5: 24/25 November 2026
- Matchday 6: 8/9 Desember 2026
- Matchday 7: 19/20 Januari 2027
- Matchday 8: 27 Januari 2027
Delapan klub terbaik di klasemen fase liga akan langsung mendapatkan tempat di babak 16 besar.
Sementara klub yang finis di posisi 9 hingga 24 masih memiliki kesempatan melanjutkan perjalanan melalui babak play-off fase gugur. Sebaliknya, tim yang berada di posisi 25 hingga 36 harus mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi Eropa tersebut.
Format ini membuat konsistensi menjadi faktor penting dalam Liga Champions 2026/27. Satu hasil buruk memang tidak langsung menghapus peluang, tetapi akumulasi poin sepanjang delapan pertandingan akan menentukan siapa yang mendapatkan jalur lebih mudah menuju babak berikutnya.
Februari hingga Mei menjadi penentu
Setelah fase liga berakhir, kompetisi memasuki fase yang lebih keras.
Play-off fase gugur dijadwalkan berlangsung pada 16/17 dan 23/24 Februari 2027. Selanjutnya, babak 16 besar dimainkan pada 9/10 dan 16/17 Maret.
Delapan klub yang bertahan kemudian berhadapan di perempat final pada 6/7 dan 13/14 April. Persaingan menuju final semakin mengerucut ketika semifinal digelar pada 27/28 April dan 4/5 Mei 2027.
Dua klub terakhir yang bertahan akan mendapatkan tiket menuju pertandingan paling bergengsi musim ini.
Madrid kembali menjadi panggung perebutan trofi
Final Liga Champions 2026/27 akan berlangsung di Estadio Metropolitano, Madrid, pada Sabtu, 5 Juni 2027.
Madrid akan menjadi tuan rumah final Liga Champions untuk keenam kalinya. Dengan jumlah tersebut, ibu kota Spanyol hanya kalah dari London dalam jumlah penyelenggaraan final.
Bagi Estadio Metropolitano, final 2027 juga menjadi kali kedua stadion yang menjadi markas Atlético de Madrid sejak 2017 tersebut menggelar pertandingan puncak Liga Champions.
Stadion ini sebelumnya menjadi saksi final 2019 ketika Liverpool mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 untuk merebut gelar keenam mereka. Kini, delapan tahun kemudian, stadion yang sama kembali menunggu lahirnya juara Eropa dalam Liga Champions 2026/27.
Trofi bukan satu-satunya hadiah
Klub yang berhasil memenangkan Liga Champions 2026/27 tidak hanya membawa pulang trofi bersejarah setinggi 73,5 sentimeter dengan berat 7,5 kilogram.
Sang juara juga memperoleh tempat di fase liga Liga Champions 2027/28 apabila belum memastikan tiket melalui kompetisi domestik.
Selain itu, juara Liga Champions akan tampil pada UEFA Super Cup 2027 dan menghadapi pemenang UEFA Europa League 2026/27.
Dengan demikian, gelar Liga Champions memberikan dampak lebih panjang daripada sekadar status sebagai klub terbaik Eropa pada satu musim.
Dari babak kualifikasi pada Juli 2026 hingga final di Madrid pada Juni 2027, perjalanan menuju mahkota Eropa akan menguji kedalaman skuad, konsistensi, pengalaman dan kemampuan klub melewati tekanan dalam pertandingan-pertandingan paling penting.
Dan ketika dua klub terakhir berdiri di Estadio Metropolitano pada 5 Juni 2027, hanya satu yang akan mengangkat trofi Si Kuping Besar.






