LIVERPOOL, BULLETIN – Liverpool kembali tersandung di kandang sendiri setelah ditahan imbang 2-2 oleh Nottingham Forest dalam pertandingan Premier League yang berlangsung sengit di Anfield, Sabtu (24/08) siang waktu setempat. Hasil Liverpool imbang dramatis ini membuat manajer Arne Slot geram, terutama menyoroti performa buruk The Reds di babak pertama dan kontroversi penalti yang berujung gol Forest.
Pertandingan yang diwarnai dua kali ketertinggalan bagi Liverpool tersebut berakhir dengan pembagian poin, hasil yang terasa mengecewakan mengingat mereka bermain di hadapan pendukung sendiri. Arne Slot mengakui timnya tampil di bawah standar pada 45 menit pertama, dengan fokus utama pada minimnya intensitas saat kehilangan bola, bukan hanya soal efektivitas serangan. Momen Liverpool imbang dramatis ini menjadi sorotan utama sang pelatih.
“Babak pertama buruk dari pihak kami. Kami belum cukup baik dan belum mengendalikan permainan,” kata Slot.
Perubahan signifikan baru terlihat setelah jeda, di mana Liverpool bermain lebih agresif, mempercepat sirkulasi bola, dan meningkatkan tekanan. Slot menilai kebangkitan ini membuat timnya jauh lebih dominan, namun sayangnya belum cukup untuk mengamankan tiga poin penuh dan menghindari hasil Liverpool imbang dramatis.
“Kami jauh lebih intens, jauh lebih cepat dengan rasa urgensi yang lebih besar. Kami jauh lebih baik, tetapi itu belum cukup untuk memenangkan pertandingan,” ujarnya.
Liverpool Bangkit Dua Kali Setelah Tertinggal
Nottingham Forest memberikan tekanan dari awal dan berhasil mencetak gol pembuka melalui Dan Ndoye. Gol tersebut membuat Liverpool harus mengejar ketertinggalan. Alexander Isak sempat menyamakan kedudukan, namun Forest kembali unggul lewat penalti Morgan Gibbs-White. Akhirnya, Victor Munoz menjadi penyelamat dengan gol penyama kedudukan di menit-menit akhir, memastikan Liverpool imbang dramatis 2-2.
Bagi Slot, hasil imbang di Anfield ini sulit diterima. “Saya frustrasi karena kami ingin menang, terutama di kandang. Ini bukan hasil yang bagus ketika bermain di rumah,” kata Slot. Ia mengakui kebangkitan tim setelah tertinggal adalah hal positif, namun menegaskan bahwa dalam persaingan Premier League, tiga poin adalah ukuran utama kesuksesan.
Arne Slot Pertanyakan Proses Penalti Kontroversial
Salah satu momen yang paling membuat Arne Slot frustrasi adalah proses sebelum Nottingham Forest mendapatkan penalti. Slot mengungkapkan bahwa ia sudah berniat melakukan tiga pergantian pemain beberapa menit sebelum insiden tersebut, namun merasa proses pergantian pemain tidak segera dilakukan meskipun bola beberapa kali sudah keluar lapangan. Hal ini disebutnya berkontribusi pada momen Liverpool imbang dramatis tersebut.
“Saya tidak bisa menjelaskannya karena saya tidak punya penjelasan,” ujar Slot. Ia juga menambahkan, “Saya membiarkan Anda memutuskan apakah itu penalti atau tidak,” ketika ditanya tentang keputusan wasit. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Slot lebih menyoroti proses yang terjadi sebelum penalti daripada secara langsung memperdebatkan keputusan wasit.
Victor Munoz dan Florian Wirtz Mendapat Pembelaan Slot
Di tengah kekecewaan Liverpool imbang dramatis, Slot memberikan apresiasi khusus kepada Victor Munoz yang mencetak gol penyelamat. “Dia terus berusaha sepanjang waktu. Dia pergi lagi dan lagi dan saya sangat menyukai ini dari seorang pemain sayap,” puji Slot.
Slot juga membela Florian Wirtz yang golnya dianulir VAR. Meskipun pertandingan tidak berjalan sesuai harapan, Slot tetap percaya pada Wirtz. “Jelas akan menyenangkan bagi kami dan Florian untuk mencetak gol,” kata Slot. Ia menambahkan, “Saya sangat mempercayainya. Kami harus menemukan cara terbaik untuk memanfaatkannya. Semakin dia bermain dengan kami, saya pikir semakin baik dia akan menjadi.”
Intensitas Tanpa Bola Jadi Pekerjaan Rumah Liverpool
Pertandingan melawan Forest memberikan pelajaran penting bagi Liverpool dan Slot. Kurangnya intensitas saat kehilangan bola menjadi sorotan utama. “Kurangnya intensitas tanpa bola telah melukai kami,” ujar Slot. Ia menekankan bahwa Liverpool terlalu pasif di babak pertama, memberikan terlalu banyak ruang bagi lawan, dan kurang antisipatif dalam situasi bola mati serta lemparan ke dalam. Evaluasi ini krusial agar Liverpool imbang dramatis tidak terulang lagi.
Permasalahan ini bukan hanya menyebabkan Liverpool kehilangan dua poin, tetapi juga menunjukkan bahwa mereka masih perlu memperbaiki kemampuan mengontrol pertandingan sejak awal. Ini menjadi tantangan besar bagi Slot di awal kepelatihannya di Anfield.
Menunggu Skuad Final Setelah Bursa Transfer
Arne Slot belum mau memberikan penilaian akhir mengenai kekuatan Liverpool musim ini karena bursa transfer masih terbuka. Ia menegaskan evaluasi baru bisa dilakukan setelah bursa transfer ditutup pada 2 September. “Saya menantikan memiliki skuad pada 2 September, sehingga kami bisa mengatakan, ‘Ini adalah siapa kami’ dan bekerja dengan kepastian,” tutur Slot. Situasi ini menunjukkan bahwa Liverpool masih dalam fase transisi, dan Slot ingin kepastian mengenai komposisi timnya untuk menghadapi kompetisi.
Untuk sementara, Liverpool harus menerima hasil Liverpool imbang dramatis di Anfield. Hasil 2-2 melawan Nottingham Forest menjadi pengingat bahwa kualitas individu saja tidak cukup. The Reds perlu menemukan konsistensi, terutama dalam intensitas, disiplin tanpa bola, dan kemampuan mengontrol pertandingan sejak awal. Jika persoalan tersebut tidak segera diperbaiki, ambisi Liverpool bersaing di papan atas Premier League berpotensi kembali mendapat ujian berat.






