5 Manfaat Makan Telur Rebus di Malam Hari, Ini Efeknya bagi Tubuh

  • Whatsapp
Telur Rebus / Ilustrasi

JAKARTA, BULLETIN.ID  Telur rebus kerap menjadi pilihan bagi orang yang ingin makan malam secara praktis. Selain mudah disiapkan, telur juga mengandung protein berkualitas tinggi serta sejumlah vitamin dan mineral penting.

Mengonsumsi telur pada malam hari pada dasarnya tidak otomatis memberikan manfaat yang berbeda dibandingkan mengonsumsinya pada waktu lain. Namun, menjadikannya bagian dari menu makan malam yang seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Baca Juga

Data USDA menunjukkan telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi dan berbagai zat gizi penting. Telur juga termasuk salah satu sumber kolin, nutrisi yang berperan dalam fungsi sistem saraf dan pembentukan membran sel. ([ARS USDA][1])

Lantas, apa saja manfaat yang bisa diperoleh dari makan telur rebus pada malam hari?

1. Membantu memenuhi kebutuhan protein

Protein diperlukan tubuh untuk mempertahankan dan memperbaiki jaringan, sekaligus mendukung berbagai fungsi tubuh.

Telur dapat menjadi salah satu sumber protein dalam menu makan malam. Mengolahnya dengan cara direbus juga tidak membutuhkan tambahan minyak seperti pada telur goreng.

Bagi orang yang membutuhkan makanan praktis setelah beraktivitas sepanjang hari, telur rebus bisa menjadi pilihan sederhana untuk menambah asupan protein.

 2. Membantu memberikan rasa kenyang

Makanan yang mengandung protein dapat membantu membuat seseorang merasa kenyang lebih lama.

Karena itu, telur rebus dapat menjadi alternatif makanan malam dibandingkan camilan yang tinggi gula atau makanan ultra-proses.

Namun, rasa kenyang tetap dipengaruhi oleh keseluruhan pola makan, jumlah makanan, aktivitas fisik, serta kebutuhan energi masing-masing orang.

Jika ingin menjadikan telur sebagai bagian dari makan malam, sebaiknya tidak hanya mengandalkan telur. Kementerian Kesehatan melalui panduan si Piringku menganjurkan komposisi makan yang beragam, dengan setengah piring berisi sayur dan buah serta setengah lainnya makanan pokok dan lauk-pauk

3. Menyumbang asupan kolin

Telur merupakan salah satu sumber kolin yang cukup baik.

Kolin dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi, termasuk membantu menjaga fungsi sistem saraf dan pembentukan membran sel. Data USDA mencatat satu telur rebus berukuran besar mengandung sekitar 112 miligram kolin. ([ARS USDA][3])

Artinya, telur tidak hanya memberikan protein, tetapi juga menyumbang mikronutrien yang dibutuhkan tubuh.

Berita Pilihan :  Resep Sup Ikan Segar Tanpa Santan, Sehat dan Praktis untuk Keluarga

4. Menjadi pilihan makan malam yang praktis

Dari sisi pengolahan, telur rebus tergolong sederhana. Telur dapat disiapkan terlebih dahulu dan dikombinasikan dengan berbagai makanan lain.

Misalnya, telur rebus dapat disantap bersama sayuran, buah, kentang, nasi dalam porsi sesuai kebutuhan, atau sumber karbohidrat lainnya.

Cara ini juga membuat makan malam tidak harus selalu berupa makanan berat atau makanan yang tinggi minyak.

5. Membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian

Telur mengandung sejumlah vitamin dan mineral selain protein dan kolin. USDA menyebut telur sebagai makanan yang menyediakan protein berkualitas tinggi serta berbagai komponen gizi penting. ([ARS USDA][1])

Karena itu, telur dapat menjadi salah satu bagian dari pola makan yang beragam.

Namun, manfaat tersebut tidak berarti telur harus menjadi satu-satunya makanan saat makan malam. Tubuh tetap membutuhkan beragam sumber karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat.

Apakah Makan Telur Malam Hari Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan

Telur rebus sering dikaitkan dengan program penurunan berat badan karena mengandung protein dan relatif praktis untuk dikonsumsi.

Namun, tidak tepat jika dikatakan bahwa makan telur pada malam hari secara otomatis membuat berat badan turun.

Penurunan berat badan lebih banyak dipengaruhi oleh keseimbangan energi secara keseluruhan, kualitas pola makan, aktivitas fisik, tidur, serta kebiasaan hidup lainnya.

Dengan kata lain, telur rebus dapat menjadi bagian dari menu yang lebih terkontrol, tetapi bukan makanan ajaib untuk menurunkan berat badan.

Kementerian Kesehatan menyebut satu butir telur mengandung sekitar 186 miligram kolesterol dan konsumsi telur perlu diperhatikan oleh orang dengan penyakit jantung atau masalah kolesterol.

Karena itu, jumlah konsumsi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan keseluruhan pola makan. Cara memasak juga penting. Telur rebus tidak memerlukan tambahan minyak, sehingga berbeda dengan telur yang digoreng menggunakan banyak minyak atau disajikan bersama makanan tinggi lemak jenuh.

Pada akhirnya, telur rebus bisa menjadi pilihan makan malam yang sederhana dan bergizi. Namun, manfaatnya akan lebih optimal jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan beragam, bukan sebagai satu-satunya sumber nutrisi.

Jadi, makan telur rebus pada malam hari boleh saja. Yang lebih penting adalah jumlahnya sesuai kebutuhan, cara pengolahannya diperhatikan, dan menu sehari-hari tetap beragam serta seimbang.

Pos terkait