LIVERPOOL, BULLETIN – Pertandingan pembuka Liga Champions antara Liverpool vs Atletico Madrid di Anfield pada 19 September 2024 dini hari WIB menjadi sorotan utama, tidak hanya karena rekor kandang Liverpool yang impresif, tetapi juga debut pelatih Andoni Iraola di kompetisi paling bergengsi Eropa tersebut. Duel ini menjanjikan pertarungan sengit antara dua raksasa Eropa dengan sejarah pertemuan yang kaya.
Laga Liverpool vs Atletico Madrid ini mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki ambisi besar di Liga Champions. Bagi Iraola, ini adalah kesempatan pertamanya memimpin tim di Liga Champions, sebuah panggung yang jauh berbeda dari pengalamannya di Liga Europa bersama AEK Larnaca pada musim 2018/2019.
Di atas kertas, Liverpool memiliki modal kuat menjelang laga Liverpool vs Atletico Madrid. The Reds telah sembilan kali berhadapan dengan Atletico di semua kompetisi Eropa, dengan catatan empat kemenangan, tiga kekalahan, dan dua hasil imbang. Dari lima pertemuan di Anfield, Liverpool berhasil memenangkan tiga di antaranya.
Tren positif juga menyertai Liverpool. Mereka berhasil memenangkan tiga pertemuan terakhir melawan Atletico, termasuk satu kemenangan tandang di Madrid dan dua kemenangan di Anfield. Namun, Atletico Madrid selalu menjadi lawan yang sulit. Liverpool hanya sekali mencatatkan clean sheet dari sembilan pertemuan tersebut, menunjukkan betapa ketatnya setiap laga Liverpool vs Atletico Madrid.
Pertemuan terakhir kedua tim di Anfield pada fase liga Liga Champions musim lalu bahkan berakhir dramatis, dengan Liverpool menang 3-2 berkat gol kemenangan Virgil van Dijk di masa tambahan waktu. Kini, laga Liverpool vs Atletico Madrid kembali hadir di matchday pertama, menjadi ujian perdana bagi Iraola di panggung Liga Champions.
Liverpool datang ke pertandingan Liverpool vs Atletico Madrid dengan rekor kandang yang patut diperhitungkan. The Reds telah memenangkan 14 dari 15 pertandingan terakhir mereka di Anfield pada fase grup atau fase liga Liga Champions. Satu-satunya kekalahan dalam periode tersebut adalah pengecualian dari dominasi Liverpool di kandang.
Rekor tersebut menjadi modal penting saat Atletico datang dengan reputasi sebagai salah satu klub yang terbiasa menghadapi tekanan pertandingan besar Eropa. Liverpool juga memiliki catatan menarik lainnya: tidak satu pun dari 43 pertandingan Eropa terakhir mereka berakhir imbang. Dalam periode tersebut, Liverpool mencatat 29 kemenangan dan 14 kekalahan.
Hasil imbang terakhir Liverpool di kompetisi Eropa terjadi pada April 2022 ketika mereka bermain 3-3 melawan Benfica di Anfield. Ada pula rekor yang menunjukkan betapa jarangnya laga Liga Champions Liverpool berakhir tanpa gol. Tidak ada satu pun dari 81 pertandingan terakhir The Reds di fase grup atau fase liga Liga Champions yang berakhir 0-0, menandakan bahwa duel Liverpool vs Atletico Madrid berpotensi menghadirkan intensitas tinggi dan banyak gol.
Menariknya, Andoni Iraola memiliki pengalaman langsung menghadapi Atletico Madrid sebelum menjadi pelatih Liverpool. Saat masih menangani Rayo Vallecano, Iraola empat kali berhadapan dengan Atletico, dengan hasil satu kali imbang dan tiga kekalahan. Bahkan saat masih menjadi pemain Athletic Club, Iraola telah menghadapi Atletico sebanyak 24 kali.
Meskipun rekor tersebut tidak menjadi penentu hasil pertandingan Liverpool vs Atletico Madrid, pengalaman Iraola menghadapi karakter permainan Atletico bisa menjadi modal penting dalam mempersiapkan Liverpool. Laga ini juga memiliki makna historis bagi Liverpool, karena Atletico menjadi klub asal Madrid yang kembali dihadapi The Reds dalam tujuh musim berturut-turut di Liga Champions.
Secara keseluruhan, Atletico merupakan bagian dari sejarah panjang Liverpool ketika menghadapi klub-klub asal Spanyol. Liverpool telah memainkan 58 pertandingan melawan klub Spanyol di kompetisi Eropa—jumlah terbanyak dibandingkan lawan dari negara lain. Dari 58 laga tersebut, The Reds meraih 24 kemenangan.
Dengan kombinasi debut Iraola, dominasi Liverpool di Anfield, dan sejarah panjang pertemuan kedua klub, pertandingan Liverpool vs Atletico Madrid ini menawarkan lebih dari sekadar tiga poin. Bagi Liverpool, kemenangan akan menjadi cara ideal untuk membuka perjalanan di fase liga Liga Champions. Bagi Iraola, pertandingan ini menjadi kesempatan pertama membuktikan kemampuannya di panggung tertinggi Eropa. Sementara bagi Atletico Madrid, Anfield kembali menjadi tempat untuk menguji seberapa jauh mereka mampu meredam Liverpool di kandangnya sendiri.
Kick-off di Anfield bukan hanya membuka kampanye Liga Champions Liverpool, melainkan juga menjadi awal babak baru bagi Iraola di panggung terbesar sepak bola Eropa. Pertandingan Liverpool vs Atletico Madrid ini akan menjadi barometer awal bagi kedua tim di musim kompetisi Liga Champions kali ini.






