PALU, BULLETIN – PSM Poboya FC dinobatkan sebagai juara Open Tournament Sepak Bola Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira usai menundukkan Kampler 01 FC dengan skor telak 3-0. Pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Faqih Rasyid, Palu, pada Rabu, 09 September 2026, menjadi puncak dari rangkaian turnamen ini. Kemenangan ini memastikan PSM Poboya FC Juara Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira.
Final tersebut sekaligus menutup peringatan HUT ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira. Turnamen ini dirancang tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana mempererat interaksi antara TNI dan masyarakat melalui olahraga.
Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H., S.H., M.Sc., P.Sc., selaku Danrem 132/Tadulako, turut hadir menyaksikan langsung laga puncak. Sementara itu, penutupan turnamen secara resmi dilakukan oleh Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar P. Sianipar. PSM Poboya FC Juara Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira menjadi sorotan utama dalam acara tersebut.
Pangdam Jonathan Binsar P. Sianipar menilai bahwa pertandingan final menunjukkan intensitas kompetisi yang tinggi tanpa mengorbankan nilai sportivitas dan persaudaraan. Ini adalah bukti bahwa turnamen tersebut sukses mencapai tujuannya.
“Selamat kepada kedua tim yang telah tampil di partai final hari ini. Apa pun hasil akhirnya, kedua tim telah menunjukkan kualitas permainan dan semangat kompetisi yang luar biasa,” kata Jonathan.
Ia juga menegaskan bahwa persaingan di lapangan hijau seharusnya tidak memutus hubungan baik antarpemain maupun antar kelompok pendukung. Semangat persaudaraan harus tetap dijaga di atas segalanya.
“Yang paling penting, kita telah menunjukkan bahwa kompetisi boleh keras di lapangan, tetapi persaudaraan harus tetap terjaga,” tegasnya.
Turnamen sepak bola ini memiliki dimensi yang lebih luas karena mempertemukan unsur TNI dengan komunitas sepak bola serta masyarakat luas di Sulawesi Tengah. Olahraga menjadi medium efektif untuk interaksi kompetitif namun tetap membangun kedekatan. Kehadiran jajaran TNI dalam kegiatan olahraga masyarakat juga membuka ruang komunikasi yang berbeda dari kegiatan kedinasan. Kemenangan PSM Poboya FC Juara Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira menunjukkan keberhasilan penyelenggaraan.
Pangdam memberikan apresiasi tinggi kepada panitia, penyelenggara, wasit, perangkat pertandingan, serta semua pihak yang telah mendukung kelancaran turnamen. Apresiasi juga disampaikan kepada para suporter yang dinilai mampu menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung, menciptakan atmosfer yang positif.
Bagi penyelenggara, keberhasilan turnamen tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan dan hasil akhir, tetapi juga dari kemampuan menjaga keamanan, sportivitas, serta suasana persaudaraan selama kompetisi. Turnamen ini juga berperan penting dalam upaya mendorong perkembangan sepak bola di Sulawesi Tengah, yang diharapkan dapat melahirkan talenta baru. Dengan demikian, PSM Poboya FC Juara Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira tidak hanya sebatas gelar, tetapi juga simbol kemajuan.
Kompetisi yang mempertemukan klub-klub lokal semacam ini menjadi ruang bagi pemain untuk menguji kemampuan dalam pertandingan kompetitif. Dari ajang semacam ini, talenta potensial diharapkan dapat semakin terlihat dan memperoleh kesempatan berkembang ke level yang lebih tinggi. Ini adalah investasi penting untuk masa depan sepak bola daerah.
Dengan demikian, turnamen HUT ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira tidak hanya berhenti pada penentuan juara. Ajang tersebut diharapkan ikut memberikan kontribusi terhadap pembinaan olahraga sekaligus memperluas ruang kebersamaan antara institusi TNI dan masyarakat. Pesan ini relevan dengan status PSM Poboya FC Juara Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira.
Hasil akhir pertandingan menegaskan PSM Poboya FC sebagai juara setelah menang 3-0 atas Kampler 01 FC. Kedua kesebelasan, baik pemenang maupun finalis, mendapat apresiasi atas penampilan mereka di partai puncak. Semangat kompetisi yang dibarengi dengan persaudaraan adalah esensi dari turnamen ini.
Pangdam menegaskan bahwa semangat kompetisi harus tetap berjalan seiring dengan persaudaraan. Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam penutupan turnamen yang digelar sebagai bagian dari peringatan satu tahun berdirinya Kodam XXIII/Palaka Wira. Melalui kegiatan olahraga, Kodam XXIII/Palaka Wira berharap hubungan dengan masyarakat semakin kuat, sementara pembinaan sepak bola di Sulawesi Tengah terus berkembang dan mampu melahirkan lebih banyak pemain potensial. Kemenangan PSM Poboya FC Juara Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira menandai babak baru bagi sepak bola di wilayah tersebut.






