Atletico Madrid Tekuk Real Madrid di Derby Panas, Huijsen Kartu Merah

  • Whatsapp
Derby Madrid
Atletico Madrid Tekuk Real Madrid di Derby Panas, Huijsen Kartu Merah. (Foto:atleticodemadrid)

MADRID, BULLETIN – Atletico Madrid sukses menumbangkan rival sekotanya, Real Madrid, dalam Derby Madrid yang berlangsung sengit pada Minggu (14/04) dini hari WIB. Kemenangan ini tidak hanya membawa Atletico melewati Real Madrid di klasemen sementara La Liga, tetapi juga diwarnai insiden kartu merah yang mengubah jalannya pertandingan.

Pertandingan berlangsung keras sejak peluit awal dibunyikan. Namun, Atletico Madrid berhasil meningkatkan intensitas serangan setelah jeda turun minum, memanfaatkan setiap celah yang ada dalam pertahanan Real Madrid, dan inilah yang menjadi titik balik kunci dalam Derby Madrid kali ini.

Momen paling krusial terjadi ketika pemain Real Madrid, Dean Huijsen, menjatuhkan Giuliano Simeone di kotak penalti. Meskipun wasit sempat melanjutkan permainan, tinjauan Video Assistant Referee (VAR) memutuskan Huijsen layak diganjar kartu merah, memberikan keuntungan besar bagi Atletico Madrid di Derby Madrid tersebut.

Setelah insiden kartu merah Huijsen, Atletico Madrid mendapatkan hadiah penalti. Alejandro Grimaldo tanpa kesulitan berhasil mengeksekusi penalti tersebut, membawa timnya unggul dan memimpin dalam Derby Madrid yang panas ini.

Unggul jumlah pemain membuat Atletico Madrid semakin dominan mengendalikan permainan. Mereka lebih leluasa mengembangkan serangan, sementara Real Madrid kesulitan keluar dari tekanan, menunjukkan betapa pentingnya kartu merah tersebut dalam Derby Madrid.

Keunggulan Atletico Madrid kemudian digandakan oleh Jonathan David. Penyerang tersebut dengan dingin menyambut umpan silang akurat dari Giuliano Simeone, melesakkan bola ke gawang Real Madrid dan menegaskan dominasi Atletico dalam Derby Madrid ini.

Gol Jonathan David itu merupakan yang ketiga baginya dalam tiga pertandingan La Liga, semakin memperkokoh posisi Atletico Madrid. Gol tersebut juga memastikan keunggulan nyaman bagi Atletico di sisa pertandingan Derby Madrid.

Berita Pilihan :  Kyohei Yoshino: Senjata Fleksibel Persija Penutup Lubang Pertahanan Macan Kemayoran

Real Madrid sempat memperkecil ketertinggalan melalui sundulan bek asal Jerman, Antonio Rudiger, memanfaatkan tendangan bebas dari Bernardo Silva. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Real Madrid dari kekalahan di Derby Madrid.

Atletico Madrid mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir, mengamankan tiga poin penting. Mereka juga tercatat lebih produktif dalam menciptakan peluang, dengan 18 tembakan berbanding delapan tembakan milik Real Madrid, sebuah statistik yang menyoroti dominasi di Derby Madrid ini.

Kemenangan ini memiliki makna spesial bagi pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone. Ia akhirnya berhasil meraih kemenangan atas Jose Mourinho dalam duel Derby Madrid. Sebelumnya, Simeone selalu kalah dalam tiga pertemuan derby melawan Mourinho pada periode pertama Mourinho menangani Real Madrid.

Kemenangan ini semakin mempertegas posisi Atletico Madrid dalam persaingan papan atas La Liga. Atletico kini berada satu tingkat di atas Real Madrid, sementara Barcelona masih memimpin klasemen setelah memenangkan seluruh tujuh pertandingan dan mengoleksi 31 gol.

Real Madrid sendiri harus menerima kekalahan kedua mereka dalam tujuh pertandingan La Liga sejak Mourinho kembali menangani tim. Hasil imbang 1-1 Real Betis melawan Deportivo juga membuat Real Madrid turun ke posisi keempat klasemen setelah kekalahan di Derby Madrid ini.

Atletico Madrid kini membawa modal penting dari Derby Madrid, sementara Real Madrid harus segera berbenah agar tidak semakin tertinggal dari Barcelona di papan atas La Liga.

Pos terkait