Sucipto Kawal Aspirasi Warga Pengawu dan Tavanjuka, Sejumlah Jalan Mulai Diaspal

  • Whatsapp
Sucipto Kawal Aspirasi Warga Pengawu dan Tavanjuka, Sejumlah Jalan Mulai Diaspal. (Foto:Indra)

PALU, BULLETIN.ID – Sejumlah aspirasi warga di Kelurahan Pengawu dan Tavanjuka, Kota Palu, mulai terealisasi melalui program pembangunan yang diperjuangkan lewat jalur reses anggota DPRD Kota Palu, Sucipto S Rumu. Salah satunya pengaspalan Lorong Siranindi yang sebelumnya dikeluhkan warga karena kondisi jalan berbatu dan kerap menyebabkan kendaraan mengalami kebocoran ban.

Realisasi tersebut menjadi salah satu hal yang disampaikan warga saat Sucipto menggelar reses caturwulan di dua kelurahan. Bagi masyarakat, pengaspalan jalan bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyangkut kenyamanan, keselamatan, dan kelancaran aktivitas sehari-hari.

Warga RW 2 RT 1 Kelurahan Tavanjuka mengaku bersyukur karena jalan di lingkungan mereka kini telah diaspal. Sebelumnya, kondisi jalan yang dipenuhi batu menyulitkan pengendara dan sering menimbulkan kerusakan kendaraan.

Namun, di balik terealisasinya pembangunan itu, muncul persoalan komunikasi. Warga mengaku tidak mengetahui secara langsung bahwa pekerjaan pengaspalan di Lorong Siranindi akan dilaksanakan. Bahkan, informasi mengenai pengerjaan tersebut tidak lebih dahulu disampaikan kepada masyarakat.

Kondisi ini menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga dari keterbukaan informasi kepada warga yang menjadi penerima manfaat.

“Aspirasi masyarakat pengawu dan tavanjuka itu salah satunya adalah jalan di lorong siranindi itu sudah puluhan tahun tidak diaspal dan alhamdulillah lewat aspirasi anggota DPRD masyarakat sudah nikmati” kata Sucipto 

Sementara itu, di Kelurahan Pengawu masih terdapat sejumlah usulan masyarakat yang belum terealisasi. Meski demikian, komunikasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait disebut telah terjalin. Beberapa pekerjaan direncanakan mulai dilaksanakan pada akhir November.

Selain infrastruktur, warga juga menyampaikan kebutuhan bantuan kelompok usaha bersama (KUBE) dan tenda. Bantuan tersebut dinilai membantu kegiatan ekonomi maupun aktivitas sosial masyarakat.

Berita Pilihan :  Armin Alih Fokus, Dorong Penguatan Modal Usaha Warga Palu Selatan dan Tatanga

Salah seorang warga RW 1 Kelurahan Tavanjuka, Zaitun, menyampaikan bahwa bantuan KUBE dan tenda sangat membantu kebutuhan warga di lingkungannya.

“Sudah diaspal kemarin, yang tadinya disitu jalannya berbatu-batu, kami warga sangat bersykur karena sudah diaspalnya jalan kami” kata Zaitun. 

Sucipto menilai keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi turut mempengaruhi kecepatan realisasi aspirasi masyarakat. Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut tidak boleh membuat usulan warga berhenti pada tahap penyerapan aspirasi.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi dengan OPD pengampu perlu terus dijaga agar setiap usulan masyarakat memperoleh kejelasan tindak lanjut, termasuk kepastian waktu pelaksanaan.

Reses, kata dia, tidak semestinya hanya menjadi ruang untuk mencatat keluhan warga. Forum tersebut juga harus menjadi sarana mengawal aspirasi hingga masuk dalam program pemerintah dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dengan mulai terealisasinya sejumlah usulan di Tavanjuka serta rencana pengerjaan di Pengawu, warga berharap aspirasi lainnya dapat ditindaklanjuti secara bertahap dan disertai informasi yang terbuka mengenai proses pelaksanaannya.

Dalam reses atau jaring aspirasi tersebut turut hadir lurah tavanjuka dan lurah pengawu serta pendamping dari DPRD Kota Palu Abi Pratama Putra dan Fandi Saputra.

Pos terkait