MOROWALI,BULLETIN.ID – Personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sulawesi Tengah bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dan personel Polsek Bahodopi berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Lalampu, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Minggu (1/11/2026).
Kebakaran tersebut mengakibatkan sekitar satu hektare lahan terbakar, namun api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke area sekitarnya.
Penanganan karhutla tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Aman Tinombala 2026. Dalam kegiatan ini, Satbrimob Polda Sulteng mengerahkan satu Satuan Setingkat Regu (SSR) personel siaga SAR dari Kompi III Batalyon C Pelopor yang dipimpin Bripka Yusuf Sepang.
Dalam proses penanganan, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan pasokan air di sekitar lokasi serta kondisi medan yang sulit dijangkau menuju titik api. Meski dihadapkan pada berbagai kendala, koordinasi dan sinergi antarpersonel di lapangan berhasil mendukung proses pemadaman hingga api berhasil dipadamkan. Tidak terjadi perluasan area kebakaran dan situasi di lokasi kejadian dinyatakan aman serta kondusif.
Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah mengatakan, keterlibatan personel Satbrimob dalam penanganan karhutla merupakan wujud kesiapsiagaan Polri dalam merespons berbagai kejadian yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
“Penanganan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan respons cepat serta sinergi dari seluruh pihak terkait. Kami mengapresiasi langkah cepat personel Satbrimob bersama Damkar PT IMIP dan Polsek Bahodopi yang telah bekerja sama melakukan pemadaman sehingga api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke area lainnya,” ujarnya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla. Apabila menemukan titik api atau kejadian kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin sebelum api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” tambahnya.
Keberhasilan penanganan karhutla di Desa Lalampu ini menjadi wujud pentingnya koordinasi dan kerja sama lintas instansi dalam menghadapi bencana kebakaran. Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.






