Toyota Hybrid Makin Diminati di Palu, Penjualan Veloz capai 1.600 Unit

  • Whatsapp
Toyota Hybrid Makin Diminati di Palu, Penjualan Veloz capai 1.600 unit . (Foto:Indra)

PALU, BULLETIN.ID – Minat masyarakat terhadap kendaraan hybrid Toyota di Kota Palu, Sulawesi Tengah, terus menunjukkan perkembangan. Toyota Veloz Hybrid menjadi salah satu model yang mendorong pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi pada 2026, dengan penjualan meningkat dibandingkan 2025.

Kepala Cabang Kalla Toyota Palu, Rizal Nurdin saat ditemui, mengatakan peningkatan penjualan Veloz Hybrid terlihat sejak model tersebut diluncurkan. Kehadirannya turut memperluas pilihan mobil hybrid Toyota yang sebelumnya lebih banyak tersedia di segmen premium.

Baca Juga

“Sejak diluncurkan, Veloz Hybrid menjadi salah satu model yang mendorong penjualan. Tahun ini peningkatannya cukup signifikan dibandingkan tahun lalu,” kata Rizal. Minggu (24/10/2026).

Menurut dia, pasar otomotif Kota Palu terakhir tercatat berada di kisaran 1.600 unit. Sementara itu, pangsa pasar Veloz disebut berada pada kisaran 7–8 persen.

“Posisi market di wilayah palu itu terakhir itu 1.600 (seribu enam ratusan ) unit, kalau mengambil tadi komposisi 5- 7 persen itu cukup besar” tegas Rizal.

Rizal menilai capaian tersebut menunjukkan adanya peluang bagi kendaraan hybrid untuk memperluas pasar di Sulawesi Tengah. Selain Veloz Hybrid, Toyota juga menawarkan model hybrid lain, seperti Yaris Cross Hybrid dan Alphard Hybrid.

Jika sebelumnya teknologi hybrid lebih identik dengan kendaraan kelas premium, kehadiran Veloz Hybrid membuka pilihan bagi konsumen yang membutuhkan mobil keluarga dengan efisiensi bahan bakar.

Efisiensi menjadi salah satu daya tarik utama teknologi tersebut. Sistem hybrid mengombinasikan mesin bensin dan motor listrik untuk membantu menggerakkan kendaraan, sehingga konsumsi bahan bakar dapat lebih hemat dibandingkan mobil konvensional, bergantung pada kondisi berkendara.

Rizal menyebut Veloz Hybrid memiliki angka efisiensi hingga 28,9 kilometer per liter. Menurut dia, efisiensi tersebut berpotensi menekan pengeluaran bahan bakar pengguna.

“Kalau sebelumnya pengeluaran bahan bakar cukup besar, dengan mobil hybrid biaya yang dikeluarkan bisa lebih hemat,” ujarnya.

Selain Kota Palu, Kalla Toyota melihat peluang pengembangan pasar kendaraan hybrid di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Parigi Moutong, Donggala, Tolitoli, dan Buol. Potensi tersebut dinilai dapat memperluas jangkauan pemasaran mobil hybrid di Sulawesi Tengah.

Untuk menjaga momentum penjualan, Kalla Toyota menggelar Toyota Auto Show pada 23–24 Oktober 2026 dengan target penjualan 50 unit kendaraan.

Rizal optimistis target tersebut dapat tercapai, bahkan berpeluang terlampaui melalui berbagai program penawaran selama pameran berlangsung.

Kalla Toyota menawarkan sejumlah keuntungan, termasuk benefit tambahan untuk konsumen yang melakukan tukar tambah kendaraan pada model tertentu, seperti Veloz dan Fortuner. Konsumen yang membeli secara tunai model tertentu juga berkesempatan memperoleh asuransi gratis hingga dua tahun.

Selain itu, tersedia berbagai promo dan kesempatan mengikuti undian hadiah selama program berlangsung

Peningkatan minat terhadap kendaraan hybrid menjadi peluang bagi Toyota untuk memperluas pasar mobil hemat bahan bakar di Palu. Namun, pertumbuhan berikutnya tetap bergantung pada daya beli masyarakat, harga kendaraan, serta pertimbangan konsumen terhadap biaya penggunaan dan perawatan dalam jangka panjang. (IND)

Pos terkait