Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun, Rekayasa Lalu Lintas Dinilai Efektif

  • Whatsapp
Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun, Rekayasa Lalu Lintas Dinilai Efektif. Foto:Ist

JAKARTA,BULLETIN.ID  — Angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban selama arus mudik dan balik Idulfitri 2026 tercatat menurun. Jasa Raharja menilai capaian ini tidak terlepas dari efektivitas rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama Operasi Ketupat 2026.

Evaluasi tersebut disampaikan dalam pembukaan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas One Way Tahap II di Command Center PJR Korlantas Polri KM 29. Kegiatan ini melibatkan sinergi lintas sektor antara kepolisian, kementerian, dan BUMN dalam memastikan kelancaran serta keselamatan perjalanan masyarakat.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa selama Operasi Ketupat 2026 terjadi penurunan signifikan pada angka fatalitas maupun jumlah kecelakaan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Fatalitas korban kecelakaan turun hingga 30,4 persen, sementara jumlah kejadian kecelakaan menurun sebesar 5,3 persen,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan rekayasa lalu lintas seperti sistem one way, contra flow, serta pengaturan distribusi kendaraan di jalur tol dan non-tol menjadi kunci dalam mengurai kepadatan kendaraan. Strategi ini membuat perjalanan pemudik lebih aman dan terkendali, didukung kehadiran petugas di lapangan yang siaga melakukan pemantauan dan penanganan kecelakaan.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menambahkan bahwa meski tren kecelakaan menurun, perhatian tetap perlu difokuskan pada kendaraan roda dua dan jalur non-tol yang masih mendominasi insiden.

“Kecelakaan masih banyak melibatkan sepeda motor di jalan non-tol. Karena itu, pengaturan distribusi lalu lintas sangat penting agar risiko kecelakaan dapat terus ditekan,” katanya.

Di sisi lain, Jasa Raharja memastikan penyaluran santunan kepada korban kecelakaan berjalan cepat dan tepat. Hingga akhir periode arus balik, total santunan yang telah disalurkan mencapai Rp11,9 miliar bagi korban meninggal dunia maupun ahli waris.

Berita Pilihan :  Jasa Raharja Optimalkan Pengamanan Arus Balik, Keselamatan Jadi Prioritas

Capaian ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi seperti Idulfitri.

Keberhasilan menekan angka kecelakaan tersebut sekaligus mencerminkan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Jasa Raharja menegaskan akan terus memperkuat perannya dalam mendukung keselamatan transportasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Indonesia.

Pos terkait