SIGI,BULLETIN.ID – Upaya menghadirkan kembali tempat ibadah bagi warga terdampak gempa di Kabupaten Sigi terus dipercepat. Personel Kodam XXIII/Palaka Wira bersama personel Polda Sulawesi Tengah bergotong royong membangun Masjid Darurat di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana.
Pada Minggu (28/6/2026), prajurit Yonif TP 873/Mareso Masagena bersama personel SAR Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Tengah dan masyarakat setempat melaksanakan penimbunan serta perataan tanah di lokasi pembangunan masjid. Tahapan tersebut menjadi pekerjaan penting sebelum proses pengerasan lantai dilakukan agar bangunan segera dapat digunakan masyarakat.
Dengan peralatan sederhana seperti sekop, cangkul, dan gerobak dorong, personel TNI, Polri, dan warga bekerja bahu-membahu mengangkut material tanah. Kebersamaan yang terjalin di lokasi pembangunan mencerminkan semangat gotong royong dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat pascagempa.
Di tengah cuaca yang terik, para personel tetap menyelesaikan pekerjaan agar masjid darurat segera berdiri. Kehadiran aparat keamanan tidak hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga memberikan dukungan moril bagi warga yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.
“Pembangunan masjid darurat ini bukan sekadar membangun sarana ibadah, tetapi juga menghidupkan kembali semangat, kebersamaan, dan harapan masyarakat untuk bangkit,” demikian disampaikan dalam keterangan Penerangan Kodam XXIII/Palaka Wira.
Masjid darurat tersebut diproyeksikan menjadi pusat ibadah sementara bagi warga Desa Kamarora yang kehilangan masjid akibat gempa. Selain memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat, keberadaan masjid juga diharapkan menjadi ruang berkumpul yang memperkuat solidaritas warga selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pembangunan sehingga warga dapat kembali melaksanakan ibadah berjamaah dengan lebih aman dan nyaman di tengah proses pemulihan pascabencana.






