AI Dongkrak Kinerja Indosat, Pendapatan Semester I 2026 Tembus Rp30,7 Triliun

  • Whatsapp
AI Dongkrak Kinerja Indosat, Pendapatan Semester I 2026 Tembus Rp30,7 Triliun. Foto;Ist

JAKARTA, BULLETIN – PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH) membukukan kinerja positif sepanjang semester pertama 2026 dengan mencatat pendapatan sebesar Rp30,7 triliun atau tumbuh 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/YoY). Perseroan juga mencatat kenaikan laba bersih dan trafik data yang ditopang oleh transformasi bisnis berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Berdasarkan laporan kinerja yang dirilis Selasa (28/7/2026), EBITDA Indosat meningkat 14 persen YoY menjadi Rp14,6 triliun dengan margin EBITDA mencapai 47,6 persen. Sementara laba bersih yang dinormalisasi dan diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 49,2 persen menjadi Rp3,2 triliun.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan strategi transformasi perusahaan menuju perusahaan teknologi berbasis AI berjalan sesuai rencana.

“Pertumbuhan double digit yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami. Pencapaian ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mengakselerasi fase transformasi selanjutnya,” ujar Vikram.

Ia menambahkan, AI menjadi pilar utama transformasi Indosat melalui pengembangan berbagai layanan digital, seperti fitur Anti-Spam, Anti-Scam, Sahabat-AI, Gemini AI, hingga Adobe Express yang terintegrasi dalam layanan perusahaan.

Transformasi tersebut turut mendorong trafik data meningkat 19,9 persen YoY, sementara Average Revenue Per User (ARPU) naik 17,3 persen menjadi Rp46 ribu. Jumlah pelanggan seluler Indosat hingga akhir Juni 2026 tercatat mencapai 93,4 juta pelanggan.

Selain memperkuat bisnis inti, Indosat juga mempercepat investasi pada sektor AI dan infrastruktur digital. Salah satunya melalui pembentukan PT Infra Fiber Teknologi (IFT) bersama Arsari Group dengan pengalihan pengelolaan lebih dari 86 ribu kilometer jaringan serat optik nasional. Langkah tersebut menghasilkan dana sekitar Rp11,7 triliun sekaligus memperkuat model bisnis berbasis aset ringan (asset-light).

Berita Pilihan :  Rektor UIN Palu: Dasa Dharma Pramuka Fondasi Integritas

Di sektor AI Cloud, Indosat membukukan pendapatan sebesar 33 juta dolar AS sepanjang semester pertama 2026, melampaui total pendapatan AI Cloud sepanjang 2025 yang sebesar 28 juta dolar AS,

Perseroan juga memperkuat jaringan setelah memperoleh tambahan spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz untuk mendukung perluasan layanan Indosat5G dan Fixed Wireless Access (FWA).

Di bidang keberlanjutan, Indosat melaporkan berhasil menurunkan intensitas emisi karbon sebesar 50,89 persen melalui optimalisasi jaringan berbasis AI dan pengelolaan energi yang lebih efisien. Perusahaan juga kembali masuk dalam tiga indeks ESG KEHATI untuk periode Juni-November 2026.

Selain itu, Indosat bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Wadhwani Foundation menargetkan pengembangan satu juta talenta digital serta 100 ribu wirausaha berbasis AI hingga 2029.

Trafik Data Sulawesi Naik 29,5 Persen

Di tingkat regional, Indosat mencatat pertumbuhan trafik data yang signifikan di Sulawesi. Selama semester pertama 2026, trafik data di Region Sulawesi meningkat 29,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan tersebut didukung oleh pengoperasian lebih dari 15.500 BTS 4G dan perluasan jaringan menjadi lebih dari 120 BTS 5G hingga akhir kuartal II 2026.

Indosat menyebut penguatan infrastruktur tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan layanan digital masyarakat yang terus meningkat, mulai dari komunikasi, hiburan, pendidikan, produktivitas hingga pemanfaatan teknologi AI bagi pelaku usaha di berbagai kota di Sulawesi.

Secara nasional, perusahaan menegaskan akan terus mempercepat transformasi berbasis AI sebagai strategi utama untuk menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat ekosistem digital Indonesia.

Pos terkait