Musim Kemarau Picu Karhutla di Banggai, Ratusan Hektare Lahan Terbakar dan Ancam Permukiman

  • Whatsapp
Karhutla Banggai
Musim Kemarau Picu Karhutla di Banggai, Ratusan Hektare Lahan Terbakar dan Ancam Permukiman (Foto:Ist)

PALU, BULLETIN – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) meluas di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, menghanguskan sekitar 100 hektare lahan dan 100 pohon kelapa di Desa Toipan, Kecamatan Pagimana. Peristiwa Karhutla Banggai ini diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan, mengancam permukiman warga di tengah kondisi musim kemarau ekstrem.

Api mulai berkobar pada Kamis, 6 Agustus, sekitar pukul 14.00 Wita di sepanjang ruas jalan Desa Toipan. Laporan awal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah menyebutkan bahwa penyebab utama Karhutla Banggai ini adalah kelalaian manusia, khususnya puntung rokok yang dibuang pengendara motor. Kondisi rumput dan semak yang mengering akibat musim kemarau panjang mempercepat penyebaran api.

Meskipun tidak ada korban jiwa maupun pengungsian, Karhutla Banggai ini telah merusak areal perkebunan masyarakat. Hingga Jumat, 7 Agustus, pukul 11.00 Wita, petugas masih berjuang memadamkan api yang belum sepenuhnya terkendali. Titik api tersebar di kawasan perbukitan dan sepanjang sisi jalan, membuat proses pemadaman sulit karena medan yang berat.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banggai bersama unsur terkait telah diterjunkan ke lokasi. Mereka menggunakan sprayer elektrik dan mobil tangki suplai air milik BPBD untuk menghambat penyebaran Karhutla Banggai. Selain itu, tim juga melakukan asesmen lapangan dan berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Banggai untuk memantau situasi.

BPBD Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah tambahan peralatan pemadam. Kebutuhan tersebut meliputi alat pemadam api ringan (APAR), mobil pemadam kebakaran, serta mobil water cannon. Dukungan ini dianggap krusial untuk mencegah Karhutla Banggai meluas hingga mendekati kawasan permukiman warga.

Berita Pilihan :  Herbal Ini Singkap Rahasia Mengatasi Ketombe Tanpa Bahan Kimia

Peristiwa Karhutla Banggai ini menjadi pengingat serius bagi masyarakat. Aktivitas sederhana yang dilakukan secara tidak bertanggung jawab, seperti membuang puntung rokok sembarangan, dapat memicu bencana besar saat musim kemarau. Vegetasi yang kering membuat api sangat mudah menjalar dan sulit dikendalikan. BPBD mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dengan tidak membakar lahan atau membuang benda yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan, perkebunan, dan sepanjang jalan yang dipenuhi rerumputan kering.

Pos terkait