PERTH, BULLETIN – Klub raksasa Italia, Juventus, akan segera mengakhiri rangkaian tur pramusim mereka di Australia dengan menghadapi Palermo. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Perth pada Selasa, menjadi penutup persiapan penting bagi skuad Bianconeri.
Menjelang laga kontra Palermo, pelatih Juventus, Luciano Spalletti, dan winger Jeremie Boga, memberikan keterangan dalam konferensi pers. Spalletti mengakui bahwa Juventus masih memiliki pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan setelah kekalahan dari Inter Milan di laga sebelumnya.
“Pada babak pertama melawan Inter, kami mengalami beberapa momen ketidakpastian. Namun, sebagian sikap tersebut juga berasal dari kami sendiri dan saya tidak ingin melihatnya lagi,” kata Luciano Spalletti dalam situss resmi juventus.
Menurut Spalletti, tim pelatih telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pertandingan tersebut. Intensitas jadwal tur pramusim yang padat dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk terus memperbaiki permainan, baik dari segi fisik maupun pemahaman taktik. Konsistensi menjadi sorotan utama dalam persiapan Juventus akhiri tur pramusim ini.
Spalletti juga memuji respons para pemain setelah tertinggal 0-2 dari Inter. Juventus mampu bangkit pada babak kedua dengan permainan yang lebih cepat dan atraktif hingga akhirnya mencetak gol.
“Ketika tertinggal 0-2 dari Inter, mungkin ada yang berpikir kami tidak akan mampu bangkit. Namun, tim menunjukkan reaksi luar biasa pada babak kedua, bermain cepat dan menarik serta mencetak gol yang sangat bagus,” ujar Spalletti.
Untuk pertandingan melawan Palermo, Spalletti memastikan bahwa Mattia Perin akan mendapatkan kesempatan bermain. Sementara itu, Federico Gatti dipastikan tidak akan menjadi starter karena mengalami kelelahan otot, meskipun masih berpeluang bermain selama 20 hingga 30 menit jika diperlukan. Persiapan ini penting sebelum Juventus akhiri tur pramusim dan kembali ke kompetisi domestik.
Menghadapi Palermo, tim dari Serie B, Spalletti menyadari bahwa pertandingan tidak akan mudah. Ia menilai Palermo memiliki sejumlah pemain berpengalaman yang pernah tampil di Serie A. Ia juga memberikan pujian kepada pelatih Palermo, Filippo Inzaghi, yang disebutnya memiliki karakter kuat dan berpotensi menjadi salah satu pelatih papan atas.
“Ini akan menjadi pertandingan sulit yang dimainkan di hadapan penonton yang luar biasa,” tutur Luciano Spalletti.
Pelatih asal Italia itu juga mengapresiasi dukungan suporter Juventus yang hadir selama tur pramusim di Australia. Ia berharap pertandingan melawan Palermo dapat memberikan tontonan menarik bagi para penggemar kedua tim.
Sementara itu, Jeremie Boga mengungkapkan kekecewaan atas kekalahan dari Inter telah dilupakan. Para pemain kini fokus untuk menutup rangkaian persiapan tur pramusim dengan hasil positif.
“Setelah kekalahan dari Inter, kami sedikit kecewa, tetapi itu sudah berlalu dan kami sekarang fokus pada pertandingan berikutnya. Kami ingin mengakhiri hari-hari ini dengan cara terbaik,” kata Jeremie Boga.
Boga juga memberikan perhatian khusus kepada pemain muda Juventus, Kerim Alajbegovic. Ia mengaku telah mengetahui kemampuan Alajbegovic sebelum bergabung dalam persiapan tim, bahkan menyebut kerap menonton videonya di YouTube.
Menurut Boga, pemain dengan kemampuan tidak terduga seperti Alajbegovic dapat menjadi aset penting bagi Juventus. Kreativitas dan kemampuan melakukan sesuatu yang berbeda akan sangat dibutuhkan tim pada musim baru.
Boga menegaskan bahwa Juventus kini hanya memiliki waktu singkat sebelum kompetisi resmi dimulai. Oleh karena itu, seluruh pemain dituntut untuk segera mencapai kondisi terbaik. Pertandingan melawan Palermo ini menjadi bagian terakhir dari rangkaian Juventus akhiri tur pramusim, sebelum mempersiapkan diri menghadapi musim kompetisi baru.
