Mengapa Merindukan Seseorang Justru Setelah Berhenti Menghubungi? Ini Penjelasannya

  • Whatsapp
merindukan seseorang
Iustrasi

JAKARTA, BULLETIN – Banyak orang mungkin pernah mengalami fenomena unik: justru mulai merindukan seseorang setelah berhenti menghubunginya. Padahal, saat masih sering berinteraksi, perasaan tersebut tidak sekuat itu. Pertanyaan mengapa hal ini bisa terjadi sering muncul, dan para ahli psikologi mencoba mengurai alasannya.

Perasaan merindukan seseorang setelah kontak terhenti adalah respons alami otak terhadap kehilangan kebiasaan atau koneksi. Otak manusia cenderung bereaksi lebih intens terhadap kehilangan daripada keberadaan. Ini bukan berarti Anda tidak menghargai keberadaan mereka sebelumnya, melainkan cara otak memproses perubahan.

Menurut Dr. Tara Marshall, seorang psikolog sosial dari Universitas Roehampton London, fenomena ini seringkali berkaitan dengan ‘reaktansi psikologis’. “Ketika kebebasan kita untuk berinteraksi dengan seseorang dibatasi, baik secara sengaja maupun tidak, keinginan atau kebutuhan untuk berinteraksi justru meningkat,” kata Dr. Tara Marshall.

Selain itu, mekanisme otak juga berperan dalam proses merindukan seseorang. Ketika kita terbiasa berinteraksi, otak membangun jalur saraf yang kuat. Penghentian interaksi secara mendadak dapat menyebabkan ‘withdrawal-like symptoms’ karena otak kehilangan stimulus yang biasa diterima. Ini bisa memicu perasaan hampa dan kerinduan yang mendalam.

Aspek ‘bias ketersediaan’ juga ikut memengaruhi perasaan ini. Saat seseorang tidak lagi tersedia secara mudah, kita cenderung lebih menghargai atau bahkan mengidealkan kenangan bersamanya. Ini adalah cara pikiran untuk mengisi kekosongan, sehingga membuat kita lebih merindukan seseorang yang dulu dekat.

Lalu, apa yang bisa dilakukan jika kita mengalami perasaan merindukan seseorang setelah menghentikan kontak? Para ahli menyarankan untuk mengakui perasaan tersebut tanpa menghakiminya. Fokus pada kegiatan positif dan temukan cara baru untuk memenuhi kebutuhan koneksi sosial Anda. Mengembangkan diri dan mencari pengalaman baru juga dapat membantu mengelola kerinduan ini secara konstruktif.

Berita Pilihan :  Tips Mengecilkan Pori-Pori Diwajah

Penting untuk memahami bahwa perasaan merindukan seseorang ini adalah bagian normal dari proses adaptasi terhadap perubahan. Tidak perlu merasa bersalah atau aneh dengan emosi tersebut. Memberi waktu pada diri sendiri untuk beradaptasi adalah kunci untuk mengatasi kerinduan ini dengan sehat.

Pos terkait