Suhu Palu Tembus 37 Derajat Celsius, Jadi yang Tertinggi di Indonesia

  • Whatsapp
Suhu Palu 37 Derajat
ILUSTRASI / Istock

PALU, BULLETIN – Kota Palu, Sulawesi Tengah, kembali mencatatkan suhu udara maksimum yang tinggi. Berdasarkan data pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Suhu Palu 37 Derajat Celsius terpantau dalam periode 13 Agustus pukul 07.00 WIB hingga 14 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB, menempatkan Palu sebagai wilayah dengan suhu terpanas di Indonesia pada waktu tersebut.

Catatan Suhu Palu 37 Derajat ini memperpanjang tren Palu yang beberapa kali masuk daftar kota terpanas secara nasional sepanjang tahun 2026. Kondisi panas di Palu bukan fenomena yang sepenuhnya baru dan sering terjadi.

Stasiun Meteorologi Mutiara Sis-Al Jufri Palu sebelumnya juga beberapa kali mencatat suhu tinggi dan menempatkan Palu dalam jajaran wilayah terpanas di Indonesia. Tren kenaikan suhu di Palu telah diamati sejak lama.

Meskipun Suhu Palu 37 Derajat cukup tinggi, angka tersebut belum dapat disebut sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah Kota Palu. Pada April 2024, BMKG bahkan mencatat suhu maksimum Palu mencapai 37,8 derajat Celsius.

Data klimatologis yang ada menunjukkan karakter panas Palu memiliki sejarah panjang. Kajian mengenai kondisi klimatologis Kota Palu periode 1976–2025 menyebutkan adanya tren kenaikan suhu, dengan suhu maksimum historis yang tercatat mencapai sekitar 39,6 derajat Celsius.

Fenomena suhu tinggi terjadi di tengah kondisi atmosfer yang relatif mendukung peningkatan temperatur permukaan. BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu sebelumnya mengingatkan bahwa sebagian wilayah Sulawesi Tengah berada dalam kondisi pertumbuhan awan yang tidak maksimal.

Kondisi tersebut dapat membuat radiasi matahari lebih banyak mencapai permukaan bumi dan meningkatkan suhu pada siang hari. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada.

Berita Pilihan :  Pemkot Palu Kejar Integrasi Data Pertanahan

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi cuaca dan memperbarui informasi melalui kanal resmi mereka, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan. Ini penting untuk mengantisipasi dampak panas ekstrem.

Bagi warga Palu, catatan Suhu Palu 37 Derajat kembali menunjukkan bahwa panas ekstrem bukan sekadar persoalan kenyamanan. Kondisi tersebut perlu diantisipasi karena paparan suhu tinggi dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan dan masyarakat yang bekerja di ruang terbuka.

Di sisi lain, tingginya suhu juga menjadi pengingat bahwa dinamika iklim dan cuaca di Palu perlu terus dipantau. Palu memang kembali menjadi salah satu titik terpanas di Indonesia, tetapi angka Suhu Palu 37 Derajat pada 13–14 Agustus 2026 bukan rekor suhu tertinggi sepanjang sejarah kota tersebut.

Pos terkait