Gubernur Anwar Hafid Dorong Pembentukan Satgas TB, Sulawesi Tengah Optimis Eliminasi 2030

  • Whatsapp
Pembentukan Satgas TB
Gubernur Anwar Hafid Dorong Pembentukan Satgas TB, Sulawesi Tengah Optimis Eliminasi 2030. (Foto:Ist)

PALU, BULLETIN – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid,  secara serius mendorong pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Tuberkulosis (TB) di setiap kabupaten/kota. Langkah ini menjadi strategi utama untuk mempercepat eliminasi TB di Sulawesi Tengah, yang disampaikan saat menerima kunjungan Wakil Menteri pada 22 Agustus.

Dorongan pembentukan Satgas TB ini disampaikan Gubernur Anwar Hafid saat menyambut kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Dr. Fauzan,  serta Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benyamin Paulus Octavianus. Pertemuan penting tersebut berlangsung di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, pada 22 Agustus.

Gubernur menjelaskan bahwa Satgas TB nantinya akan bertanggung jawab tidak hanya pada penanganan kasus, tetapi juga pada monitoring dan evaluasi program pemberantasan TB. Fungsi ini krusial untuk memastikan seluruh daerah bergerak serentak dalam upaya eliminasi penyakit menular tersebut.

“Kepala Daerah, saya pesan, ini TB menjadi prioritas. Kalau perlu, kita bikin masing-masing Satgas TB di kabupaten/kota. Provinsi juga kita bikin untuk melakukan monitoring di semua kabupaten/kota, sehingga daerah yang masih lemah bisa kita perkuat,” kata Gubernur Dr. H. Anwar Hafid. 

Menurutnya, pembentukan Satgas TB sangat mendesak mengingat tingginya angka kasus TB di Sulawesi Tengah. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, tenaga kesehatan, perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencapai tujuan eliminasi.

“Kalau kita serius semua, satu langkah, satu program, kesatuan gerak, saya yakin dan percaya ini akan bisa kita tuntaskan,” ujarnya.

Anwar Hafid menegaskan bahwa pemberantasan TB adalah prioritas bersama, sejalan dengan arahan pemerintah pusat. Ia juga mengapresiasi dukungan dari Kementerian Kesehatan RI yang akan membantu 16 unit portable X-Ray untuk deteksi dini TB di Sulawesi Tengah. Alat ini ditargetkan tiba pada September 2026.

Berita Pilihan :  Perluas Pasar UMKM, Rumah Oleh-Oleh Bungku Timur Resmi Beroperasi

Dengan terbentuknya Satgas TB di setiap daerah dan koordinasi yang kuat, Gubernur optimistis target eliminasi TB tahun 2030 dapat tercapai. Ini menjadi harapan besar bagi kesehatan masyarakat Sulawesi Tengah.

“Semoga eliminasi TB tahun 2030 itu akan kita capai secara bersama-sama,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pertemuan penting tersebut adalah Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, serta para Bupati/Wali Kota se-Sulawesi Tengah dan pejabat lainnya.

Pos terkait