Resep Juhu Singkah, Kuliner Khas Dayak Kalimantan Tengah yang Nikmat

  • Whatsapp
Resep Juhu Singkah
ilustrasi

PALANGKA RAYA, BULLETIN – Kuliner tradisional khas suku Dayak di Kalimantan Tengah, Resep Juhu Singkah, menawarkan pengalaman rasa yang unik dan otentik. Hidangan ini berbahan dasar umbut rotan muda yang dimasak bersama ikan atau daging, menciptakan perpaduan rasa gurih, segar, dan sedikit pahit yang menjadi ciri khasnya, sangat cocok disantap dengan nasi hangat.

Juhu Singkah merupakan representasi kekayaan kuliner dari masyarakat Dayak. Proses pembuatannya yang sederhana namun kaya rasa, menjadikannya hidangan favorit di banyak rumah tangga. Bahan utama Resep Juhu Singkah, yaitu umbut rotan, dipilih khusus agar tekstur dan rasanya pas di lidah.

Untuk membuat Resep Juhu Singkah yang lezat, Anda memerlukan bahan-bahan utama seperti 500 gram umbut rotan muda, 300 gram ikan patin atau ikan baung, 1 liter air, 2 batang serai yang sudah dimemarkan, 3 lembar daun salam, 2 cm lengkuas memar, 2 buah tomat, 5 buah cabai rawit utuh, serta garam dan gula secukupnya. Minyak goreng juga diperlukan untuk menumis bumbu.

Bumbu halus yang akan digunakan dalam Resep Juhu Singkah ini terdiri dari 6 siung bawang merah, 4 siung bawang putih, 4 buah cabai merah, 2 cm kunyit, 2 cm jahe, 3 butir kemiri, dan 1/2 sendok teh ketumbar. Semua bumbu ini dihaluskan untuk menghasilkan aroma dan rasa yang kuat.

Langkah pertama dalam membuat Resep Juhu Singkah adalah menyiapkan umbut rotan. Kupas bagian luar rotan hingga terlihat bagian mudanya yang berwarna putih, lalu potong-potong dan cuci bersih. Selanjutnya, untuk mengurangi rasa pahit, rebus umbut rotan dalam air mendidih selama beberapa menit, lalu tiriskan dan buang air rebusannya.

Panaskan sedikit minyak, kemudian tumis bumbu halus bersama serai, daun salam, dan lengkuas hingga harum. Setelah bumbu matang, tuangkan sekitar 1 liter air dan masak hingga mendidih. Masukkan potongan ikan patin atau baung, masak dengan api sedang sampai ikan mulai matang.

Tambahkan umbut rotan yang sudah direbus, irisan tomat, dan cabai rawit utuh. Aduk perlahan agar ikan tidak hancur. Bumbui dengan garam dan sedikit gula sesuai selera. Masak hingga umbut rotan empuk dan semua bumbu meresap sempurna. Juhu Singkah siap diangkat dan disajikan selagi hangat bersama nasi putih.

Agar Juhu Singkah lebih nikmat, pilihlah umbut rotan yang masih muda agar teksturnya tidak terlalu keras. Rasa pahit ringan adalah ciri khas Juhu Singkah, jadi jangan terlalu banyak menghilangkannya. Ikan Patin akan memberikan kuah yang gurih dan berlemak, sementara ikan baung menghasilkan aroma yang lebih kuat. Untuk versi tradisional, Anda bisa menggunakan ikan sungai segar dan bumbu yang lebih sederhana.

“Juhu Singkah ini kaya akan serat dan nutrisi, mencerminkan kearifan lokal dalam memanfaatkan sumber daya alam,” kata Ibu Rina, seorang pegiat kuliner tradisional di Palangka Raya. “Rasanya yang gurih, segar, dan sedikit pahit khas umbut rotan, dengan aroma rempah yang kuat, sungguh menggugah selera.”