TURIN, BULLETIN – Monza menemukan momentum kebangkitan di tengah start buruk musim 2026/2027. Bertandang ke Stadion Olimpico Grande Torino, Monza berhasil Monza Singkirkan Torino di Coppa Italia dengan skor tipis 1-0 pada babak 16 besar, Selasa (1/9/2026) malam waktu setempat.
Kemenangan tersebut terasa penting bagi Monza. Sebelumnya, tim asuhan Ivan Juric menelan dua kekalahan beruntun di Serie A, masing-masing dari Inter Milan dan Udinese. Bahkan, saat menghadapi Udinese, Monza kalah 2-3 setelah sempat menunjukkan perlawanan hingga akhir pertandingan.
Namun, situasi berbeda terjadi di Coppa Italia. Gol tunggal Dany Mota pada menit 45+2 menjadi pembeda sekaligus membawa I Biancorossi melangkah ke babak selanjutnya. Ini juga menjadi kemenangan pertama dalam sejarah Monza saat bermain di markas Torino. Kemenangan ini membuktikan Monza Singkirkan Torino di Coppa Italia dengan performa solid.
Gol tersebut lahir setelah Monza mampu memberikan tekanan kepada pertahanan Torino. Sebelumnya, tuan rumah sempat mendapat peluang melalui Antonio Oristanio yang membentur tiang pada menit pertama. Monza kemudian perlahan mengambil kendali permainan dan beberapa kali mengancam melalui Carlos Augusto Mangas serta Samuele Birindelli.
Torino sebenarnya memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Namun, hingga pertandingan berakhir, tim asuhan Ignazio Abate gagal menemukan celah di pertahanan Monza, memuluskan langkah Monza Singkirkan Torino di Coppa Italia.
“Monza mencetak satu-satunya gol pertandingan melalui Dany Mota pada penghujung babak pertama,” kata laporan resmi Torino FC. “Torino kemudian melakukan sejumlah perubahan pemain setelah jeda, termasuk memasukkan Duván Zapata dan Nikola Vlašić, tetapi upaya tersebut tidak menghasilkan gol penyeimbang.”
Kemenangan ini menjadi semakin berarti bagi Monza karena mereka harus menghadapi Torino di tengah periode sulit. Pada pertandingan Serie A sebelumnya, Monza sebenarnya tampil agresif dan menciptakan sejumlah peluang melawan Udinese, tetapi buruknya efektivitas dan kesalahan di lini pertahanan membuat mereka kembali tanpa poin.
Kini, Coppa Italia memberikan jalan berbeda bagi Monza. Setelah Monza Singkirkan Torino di Coppa Italia, mereka berhak tampil di babak perempat final dan akan menghadapi AC Milan di San Siro. Kepastian tersebut dikonfirmasi dalam laporan resmi Monza mengenai kemenangan mereka di Turin.
Pertandingan ini juga menjadi momen emosional bagi Ivan Juric. Pelatih Monza tersebut kembali ke markas mantan klubnya, Torino, yang pernah ia tangani. Kali ini, Juric justru meninggalkan Olimpico Grande Torino sebagai pemenang setelah Monza Singkirkan Torino di Coppa Italia.
Bagi Torino, kekalahan ini memperpanjang awal musim yang kurang meyakinkan. Setelah sebelumnya menelan dua kekalahan di Serie A dari AC Milan dan Sassuolo, Torino kini harus tersingkir dari Coppa Italia di hadapan pendukung sendiri. Ini menjadi pukulan berat bagi tim. Keberhasilan Monza Singkirkan Torino di Coppa Italia adalah bukti kebangkitan tim tamu.
Sebaliknya, Monza membawa pulang modal penting: kemenangan tandang, tiket ke babak perempat final, serta kesempatan menghadapi salah satu raksasa Italia. Setelah kesulitan di Serie A, Coppa Italia kini menjadi panggung bagi Monza untuk membangun kembali kepercayaan diri dan membuktikan kemampuan mereka di hadapan tim besar lainnya.






