PT Vale Raih Dua Gold Awards InTechSEA 2026 lewat Inovasi Pangan dan Kemaritiman

  • Whatsapp
PT Vale Raih Gold Awards InTechSEA 2026
PT Vale Raih Dua Gold Awards InTechSEA 2026 lewat Inovasi Pangan dan Kemaritiman. (Foto:Ist)

JAKARTA, BULLETIN – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali mengukir prestasi gemilang dengan meraih dua Gold Awards pada ajang Innovation and Technology for Social and Environmental Sustainability (InTechSEA) Awards 2026. Pencapaian ini menegaskan komitmen PT Vale Raih Gold Awards InTechSEA 2026 melalui program-program inovatif di bidang pangan dan kemaritiman yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Wakil Presiden Direktur dan Chief Operation and Infrastructure Officer PT Vale, Abu Ashar, bersama Direktur dan Chief Human Capital Officer PT Vale, Heriyanto Agung Putra, pada acara penganugerahan InTechSEA Awards 2026 di Four Seasons Hotel Jakarta pada 14 September 2026.

Gold Award Kategori CSR & Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pangan diserahkan oleh Kepala Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan BRIN, Ir. Nugroho Adi Sasongko, S.T., M.Sc., MBA, Ph.D., IPU. Sementara itu, untuk bidang Kemaritiman, penghargaan diberikan oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd. Ini menunjukkan pengakuan luas atas program PT Vale Raih Gold Awards InTechSEA 2026.

InTechSEA Awards 2026 yang mengusung tema “Collaborative Innovation for a Sustainable and Inclusive Future,” menjadi platform penting bagi pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, akademisi, dan inovator untuk berkolaborasi dalam menciptakan solusi sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. Berbagai tokoh penting turut hadir, termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Kepala BPOM Prof. Taruna Ikrar.

“Bagi PT Vale, keberhasilan sebuah program tidak berhenti pada pelaksanaannya, tetapi ditentukan oleh sejauh mana program tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat, menciptakan kemandirian, dan menghasilkan manfaat yang dapat bertahan dalam jangka panjang,” kata Abu Ashar, Wakil Presiden Direktur dan Chief Operation and Infrastructure Officer PT Vale.

Ia menambahkan, “Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan inovasi sosial yang relevan dengan karakter dan potensi setiap wilayah.” Pengakuan ini mengukuhkan upaya PT Vale Raih Gold Awards InTechSEA 2026.

Program PONDATA: Pengembangan Desa melalui Pendayagunaan Lahan yang Tangguh & Alami, sukses membawa PT Vale meraih Gold Award pada Bidang Pangan. Program ini berfokus pada penguatan tata kelola dan akses masyarakat terhadap pengetahuan dalam mengoptimalkan lahan nonproduktif menjadi lahan bernilai ekonomi, misalnya melalui penanaman 36.000 pohon nanas dan 200 pohon kelapa genjah. Program PONDATA telah berhasil mengembangkan lima produk turunan nanas dan melibatkan 105 penerima manfaat langsung, sekaligus membuktikan dampak positif dari PT Vale Raih Gold Awards InTechSEA 2026.

Berita Pilihan :  Palu Perkuat Sinergi Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional 8 Persen

Di Bidang Kemaritiman, PT Vale memperoleh penghargaan melalui Program Restorasi dan Konservasi Kawasan Pesisir dan Hasil Olahan Laut Kecamatan Malili. Program ini meningkatkan peran masyarakat dalam merespons dinamika perubahan ekosistem pesisir dan laut dengan menerapkan Ecosystem-Based Approach (EBA), termasuk pemanfaatan ekosistem seperti terumbu karang, mangrove, dan lamun. Program ini juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui produk olahan hasil laut.

Kedua program ini merefleksikan pendekatan PT Vale dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang tidak hanya berorientasi bantuan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas, penguatan kelembagaan lokal, pemanfaatan potensi wilayah, dan penciptaan kemandirian masyarakat. Keberhasilan ini menjadi bagian penting dari cerita PT Vale Raih Gold Awards InTechSEA 2026.

“Program pemberdayaan yang kuat lahir ketika masyarakat ditempatkan sebagai bagian utama dari proses, bukan sekadar sebagai penerima manfaat,” ujar Heriyanto Agung Putra, Direktur dan Chief Human Capital Officer PT Vale. “Karena itu, kami terus mendorong pendekatan kolaboratif yang mempertemukan pengetahuan masyarakat, pemerintah, akademisi, dan berbagai mitra untuk menciptakan solusi yang relevan dan berkelanjutan.”

Proses penjurian InTechSEA Awards 2026 melibatkan para juri dari berbagai kementerian, lembaga negara, badan riset, dan kalangan akademisi, termasuk dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Keterlibatan juri lintas disiplin memastikan evaluasi komprehensif terhadap aspek keberlanjutan, dampak sosial dan lingkungan, inovasi, serta potensi pengembangan program yang diajukan oleh perusahaan yang ingin PT Vale Raih Gold Awards InTechSEA 2026.

Pencapaian ini melanjutkan kesuksesan PT Vale pada InTechSEA perdana 2025, saat itu meraih Platinum Award melalui inovasi Cocogrow untuk konservasi biodiversitas Dengen, serta Gold Award pada kategori Food, Energy and Water melalui program Woliko Berkesan. Berbagai pengakuan eksternal ini menjadi bukti komitmen PT Vale untuk terus meningkatkan kualitas program pemberdayaan masyarakat dan praktik pertambangan berkelanjutan di Indonesia.

Pos terkait