Pondok Tahfidz Al-Quran Ma-Had Al-Mubarok Mendukung Pencegahan Penyebaran Paham Radikal

  • Whatsapp

PARIGI, BULLETIN.ID – Pondok Tahfidz Al-Quran Ma-Had Al-Mubarok, yang terletak di Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pencegahan penyebaran paham radikal. Ustaz Fauzan, yang merupakan ketua yayasan mengungkapkan bahwa pesantren ini, yang pertama kali didirikan dan dikelola oleh Yayasan Pendidikan Al-Ihsan Wahdah Islamiyah Kabupaten Parigi Moutong, telah aktif sejak 5 Februari 2009.

Meskipun mengalami beberapa hambatan operasional pada tahun 2016, Ma’had Al-Mubarok berhasil kembali beroperasi pada tahun 2021 dengan membina 23 santri, mayoritas berasal dari kalangan dhuafa. Dalam wawancara dengan Ustaz Fauzan, beliau mengatakan, “Pondok Tahfidz Al-Quran Ma-Had Al-Mubarok sangat terbuka menerima kunjungan dari pihak atau instansi manapun, baik dari pihak TNI-Polri maupun instansi pemerintah lainnya. Kami masih membutuhkan dukungan dari siapa saja dalam mengembangkan pondok ini, untuk meningkatkan taraf hidup dan kualitas pendidikan peserta didik kami.”

Pondok ini memiliki visi untuk meningkatkan kualitas peserta didik yang berilmu, beriman, dan bertakwa, serta unggul dalam penguasaan ilmu dan teknologi. Misi mereka antara lain menjadikan Al-Quran sebagai pedoman dalam setiap aktivitas, memaksimalkan penguasaan materi kurikulum, dan menjalankan pembiasaan Sunnah Rasulullah S.A.W. Ustaz Fauzan menekankan bahwa mereka menolak keras paham radikal yang dapat merusak tatanan masyarakat dan keamanan negara. “Kami sangat menolak adanya paham radikal yang dapat mengakibatkan munculnya pelaku terorisme,” tegasnya.

Pondok ini juga siap mendukung Operasi Madago Raya yang dilakukan oleh Kepolisian di beberapa wilayah Provinsi Sulawesi Tengah sebagai upaya dalam memerangi aksi terorisme. Dalam menegaskan komitmennya terhadap pencegahan radikalisme, pondok ini memastikan bahwa pelajaran yang diberikan sesuai dengan visi dan misi mereka, tanpa menyelipkan materi yang dapat mengarah pada pemahaman radikal. ***

Dengan demikian, Pondok Tahfidz Al-Quran Ma-Had Al-Mubarok tidak hanya menjadi lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam melawan paham radikalisme demi menjaga kedamaian dan keamanan masyarakat.

PARIGI, BULLETIN.ID – Pondok Tahfidz Al-Quran Ma-Had Al-Mubarok, yang terletak di Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pencegahan penyebaran paham radikal. Ustaz Fauzan, yang merupakan sumber dari pondok ini, mengungkapkan bahwa pesantren ini, yang pertama kali didirikan dan dikelola oleh Yayasan Pendidikan Al-Ihsan Wahdah Islamiyah Kabupaten Parigi Moutong, telah aktif sejak 5 Februari 2009.

Berita Pilihan :  Eks Napi Terorisme Chandra Gunawan Fokus Bertani dan Membantu Aparat Keamanan

Meskipun mengalami beberapa hambatan operasional pada tahun 2016, Ma’had Al-Mubarok berhasil kembali beroperasi pada tahun 2021 dengan membina 23 santri, mayoritas berasal dari kalangan dhuafa. Dalam wawancara dengan Ustaz Fauzan, beliau mengatakan, “Pondok Tahfidz Al-Quran Ma-Had Al-Mubarok sangat terbuka menerima kunjungan dari pihak atau instansi manapun, baik dari pihak TNI-Polri maupun instansi pemerintah lainnya. Kami masih membutuhkan dukungan dari siapa saja dalam mengembangkan pondok ini, untuk meningkatkan taraf hidup dan kualitas pendidikan peserta didik kami.”

Pondok ini memiliki visi untuk meningkatkan kualitas peserta didik yang berilmu, beriman, dan bertakwa, serta unggul dalam penguasaan ilmu dan teknologi. Misi mereka antara lain menjadikan Al-Quran sebagai pedoman dalam setiap aktivitas, memaksimalkan penguasaan materi kurikulum, dan menjalankan pembiasaan Sunnah Rasulullah S.A.W. Ustaz Fauzan menekankan bahwa mereka menolak keras paham radikal yang dapat merusak tatanan masyarakat dan keamanan negara. “Kami sangat menolak adanya paham radikal yang dapat mengakibatkan munculnya pelaku terorisme,” tegasnya.

Pondok ini juga siap mendukung Operasi Madago Raya yang dilakukan oleh Kepolisian di beberapa wilayah Provinsi Sulawesi Tengah sebagai upaya dalam memerangi aksi terorisme. Dalam menegaskan komitmennya terhadap pencegahan radikalisme, pondok ini memastikan bahwa pelajaran yang diberikan sesuai dengan visi dan misi mereka, tanpa menyelipkan materi yang dapat mengarah pada pemahaman radikal.

Dengan demikian, Pondok Tahfidz Al-Quran Ma-Had Al-Mubarok tidak hanya menjadi lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam melawan paham radikalisme demi menjaga kedamaian dan keamanan masyarakat. ***

Advedtorial

Pos terkait