Siswa Kepulauan Togean Terima Bantuan Perahu

  • Whatsapp
Wujud Kepedulian TNI AD, Pangdam XXIII/Palaka Wira Berikan Bantuan Perahu Ketinting di kabupaten Tojo Una-Una. Jumat (26/6/2026). Foto:Ist

TOJO UNA-UNA, BULLETIN.ID  – Warga wilayah kepulauan di Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) kini memiliki harapan baru untuk akses pendidikan anak-anak mereka.

Bantuan perahu ketinting dari Pangdam XXIII/Palaka Wira menjadi angin segar bagi siswa-siswi di tiga desa di Kepulauan Togean yang selama ini harus menempuh perjalanan laut untuk bersekolah.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Jumat (26/6/2026). Penyerahan turut dihadiri Bupati Tojo Una-Una Ilham S. Lawidu, Dandim 1307/Poso Letkol Arm Edi Yulian Budiargo, Camat Una-Una, para kepala desa, kepala sekolah SDN 1 dan SDN 2 Wakai, serta tokoh masyarakat setempat.

Bagi masyarakat kepulauan, bantuan ini bukan sekadar perahu, melainkan sarana vital yang akan memudahkan anak-anak menjangkau sekolah dengan lebih aman dan cepat. Selama ini, sebagian siswa harus berangkat dini hari dan menempuh perjalanan laut berjam-jam demi mengikuti proses belajar.

Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan akses pendidikan di wilayah kepulauan.

“Wilayah ini adalah kepulauan. Saya mendapat laporan masih banyak anak-anak yang kesulitan mengakses sekolah dari rumahnya. Nilainya mungkin tidak seberapa, tetapi ini wujud kepedulian kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Ia menegaskan, generasi muda di wilayah kepulauan harus memiliki kesempatan yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Dengan dukungan listrik, internet, dan sarana transportasi yang memadai, akses pendidikan diharapkan semakin terbuka.

Sementara itu, Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu menyampaikan apresiasi atas perhatian jajaran Kodam XXIII/Palaka Wira kepada masyarakat kepulauan.

“Bantuan ini bukan sekadar perahu, tetapi jembatan harapan bagi anak-anak kami di kepulauan. Kondisi geografis daerah kami memang menjadi tantangan tersendiri. Masih ada siswa yang harus menyeberang laut setiap hari demi bisa sampai ke sekolah,” ujarnya.

Berita Pilihan :  Lansia Hilang di Perkebunan Sigi Ditemukan Selamat oleh Tim SAR

Selain membantu akses pendidikan, proses pembuatan perahu ketinting tersebut juga melibatkan pengrajin lokal. Langkah ini turut mendorong perputaran ekonomi dan membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.

Warga berharap bantuan ini dapat dijaga dan dirawat bersama agar manfaatnya berkelanjutan. Bagi masyarakat Touna, perahu ketinting tersebut menjadi simbol sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi nyata bagi anak-anak kepulauan, sekaligus investasi bagi masa depan generasi penerus.

Pos terkait