PALU,BULLETIN.ID — Suasana haru dan kebersamaan menyelimuti malam gelar seni dan penamatan siswa-siswi kelas VI SDN Inpres 6 Lolu Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar Senin malam (23/5/2025). Mengusung tema “Memulai dengan Langkah Kecil, Berpisah dengan Sejuta Kenangan Indah Demi Menggapai Cita-Cita”, momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pelepasan resmi 62 siswa menjadi alumni.
Acara ini bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan bentuk apresiasi atas perjalanan pendidikan yang ditempuh para siswa selama enam tahun di bangku sekolah dasar.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, menekankan betapa krusialnya kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua dalam membentuk karakter serta mengasah prestasi anak.
“Tak terasa enam tahun telah dilalui bersama. Anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi hebat dan berkarakter berkat kerja sama luar biasa antara guru dan orang tua,” ujar Hardi.
Sinergi kuat ini dinilai menjadi fondasi utama SDN Inpres 6 Lolu dalam melahirkan berbagai prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Salah satu capaian membanggakan sekolah ini adalah berhasil menyabet juara pertama lomba video di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
Hardi menegaskan bahwa siswa adalah aktor utama dalam pengembangan kreativitas dan potensi diri. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar kecerdasan intelektual harus selalu berjalan selaras dengan pembentukan moral.
“Tidak ada artinya kecerdasan tanpa sikap dan karakter yang baik,” tegasnya.
Memanfaatkan momen berkumpulnya para orang tua wali murid, Hardi juga mensosialisasikan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP. Ia menjelaskan bahwa jalur seleksi akan dibagi menjadi beberapa kategori, meliputi, Jalur zonasi/domisili, Jalur prestasi akademik, Jalur non-akademik, Jalur mutasi perpindahan orang tua, Jalur afirmasi
Menjelang pengumuman kelulusan resmi yang dijadwalkan pada 2 Juni mendatang, Dinas Pendidikan Kota Palu juga menghimbau agar para siswa tidak melakukan euforia berlebihan, seperti aksi corat-coret seragam maupun konvoi di jalan raya.
“Tidak perlu lagi melakukan aksi-aksi seperti itu. Kalian masih anak SD, jadi harus tetap dijaga dan dikawal dengan baik,” imbau Hardi.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Inpres 6 Lolu, Restu, menyampaikan rasa haru sekaligus terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran guru yang telah sabar mendampingi proses belajar para siswa.
“Kalian telah melewati perjuangan panjang, mulai dari berbagai ujian, try out, hingga Asesmen Kompetensi yang hasilnya akan diumumkan pada 2 Juni nanti. Kini tiba giliran kami mengembalikan anak-anak yang selama ini dididik dan dibimbing oleh bapak dan ibu guru kepada orang tua masing-masing,” tutur Restu.
Malam penamatan tersebut ditutup dengan kemeriahan gelar seni. Para siswa kelas VI unjuk gigi menampilkan berbagai bakat mereka, mulai dari modern dance, keindahan Tari Pakarena, hingga pertunjukan drama yang sukses memukau dan mendapat tepuk tangan meriah dari para tamu undangan serta orang tua siswa.(ww)






