Hadapi Gejolak Global, BI Tetap Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen

  • Whatsapp
BI Rate Tetap 5,75%

JAKARTA, BULLETIN – Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 20 Juli 2026. Keputusan tersebut diambil sebagai langkah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus memastikan inflasi tetap berada dalam sasaran di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan kebijakan mempertahankan BI Rate dilakukan setelah mempertimbangkan perkembangan ekonomi global maupun domestik. Menurutnya, stabilitas harga dan nilai tukar menjadi faktor utama untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

“Langkah mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen merupakan keputusan yang hati-hati dan terukur, dengan mempertimbangkan dinamika ekonomi global dan domestik. Kami berfokus pada stabilitas harga dan nilai tukar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Perry.

Bank Indonesia menilai suku bunga saat ini masih konsisten dengan upaya menjaga inflasi tetap berada dalam kisaran target 2,5±1 persen sepanjang 2026. Kebijakan tersebut juga diharapkan mampu memberikan kepastian bagi pelaku usaha, investor, dan pasar keuangan di tengah meningkatnya ketidakpastian eksternal.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah sempat mengalami tekanan akibat sentimen global. Namun, keputusan BI mempertahankan suku bunga dinilai mampu memperkuat kepercayaan pasar terhadap arah kebijakan moneter nasional.

Dalam keterangan resminya, Bank Indonesia menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah melalui bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran guna menjaga stabilitas makroekonomi serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Di sisi lain, sejumlah analis menilai keputusan tersebut memberikan sinyal positif bagi pasar obligasi dan instrumen pendapatan tetap. Stabilnya suku bunga diperkirakan menjaga daya tarik surat utang negara serta menjadi pertimbangan bagi investor yang mencari instrumen investasi dengan tingkat risiko relatif moderat.

Berita Pilihan :  BI Rate 5,75% Tetap, Rupiah Menguat Setelah Keputusan Bank Indonesia

Pos terkait