El Nino Mengancam, Mentan Amran Percepat Pompanisasi dan Cetak Sawah Baru

  • Whatsapp
Antisipasi El Nino Pertanian

JAKARTA, BULLETIN – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi El Nino pertanian nasional, guna menjaga produktivitas dan ketahanan pangan di tengah ancaman kekeringan.

Amran menjelaskan bahwa pemerintah telah mengambil inisiatif sejak dini untuk antisipasi El Nino pertanian dengan mengerahkan sekitar 100 ribu unit pompa air di seluruh Indonesia. Selain itu, kolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum juga mempercepat perbaikan jaringan irigasi yang mencakup sekitar 900 ribu hektare lahan. Langkah-langkah ini krusial untuk memastikan pasokan air yang memadai.

“Tahun pertama sejak Oktober kami sudah mengantisipasi. Pertama melalui pompanisasi sebanyak 100 ribu unit yang tersebar di seluruh Indonesia. Kedua, perbaikan irigasi sekitar 900 ribu hektare,” kata Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian.

Selain infrastruktur air, pemerintah juga fokus pada penyaluran benih padi tahan kekeringan untuk antisipasi El Nino pertanian. Optimalisasi lahan rawa seluas sekitar 800 ribu hektare turut menjadi bagian dari strategi ini. Lahan rawa dianggap memiliki potensi produksi yang tinggi saat musim kemarau karena kondisi air yang mulai surut mempermudah budidaya.

Pemerintah juga berkomitmen memperluas areal tanam melalui program cetak sawah baru. Targetnya adalah mencapai sekitar 200 ribu hektare, sebagai upaya lebih lanjut memperkuat produksi pangan nasional dan antisipasi El Nino pertanian. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Berita Pilihan :  Amanda Manopo Disantet Eks Karyawan, Ungkap Bukti CCTV Tanah Kuburan

Pos terkait