GIANYAR, BULLETIN – Persib Bandung berhasil melaju ke final Piala Presiden 2026 setelah menaklukkan rival bebuyutannya, Persija Jakarta, dengan skor tipis 2-1 pada laga semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Selasa 4 Agustus 2026. Keberhasilan Persib Lolos Final Piala Presiden 2026 ini ditentukan oleh efektivitas penyelesaian akhir di babak pertama, sementara Persija harus gigit jari karena gagal memaksimalkan banyak peluang.
Sejak peluit awal dibunyikan, duel klasik antara kedua tim berjalan dalam tempo tinggi dan saling jual beli serangan. Namun, skuad Maung Bandung menunjukkan penampilan yang lebih klinis dalam memanfaatkan setiap kesempatan yang tercipta.
Kebuntuan pecah pada menit ke-21. Gol pembuka Persib tercipta dari situasi bola mati. Tendangan sudut akurat dari Luciano Guaycochea disambut sundulan keras Uilliam Barros yang tak mampu dijangkau lini pertahanan Persija. Gol tersebut mengubah momentum pertandingan dan menambah kepercayaan diri tim Persib yang membuat Persib Lolos Final Piala Presiden 2026.
Hanya berselang enam menit, Persib menggandakan keunggulan. Wasit menunjuk titik penalti setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR) dan mengonfirmasi adanya handball yang dilakukan Denis Kolinger di kotak terlarang. Balsa Sekulic yang dipercaya menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna, membawa Persib unggul 2-0 hingga jeda istirahat.
Di sisi lain, Persija sebenarnya memiliki peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan sebelum jeda. Pada menit ke-37, Witan Sulaeman memberikan umpan matang kepada Eksel Runtukahu yang sudah berdiri bebas di depan gawang. Sayangnya, penyelesaian akhir Eksel justru melambung jauh di atas mistar gawang, padahal gawang dalam posisi terbuka lebar. Momen krusial ini menjadi salah satu penentu kegagalan Persija untuk mengubah arah pertandingan sebelum Persib Lolos Final Piala Presiden 2026.
Memasuki babak kedua, Persija meningkatkan intensitas serangan dan mencoba mengubah ritme permainan melalui sejumlah pergantian pemain. Victor Dethan, Fajar Fathurrahman, dan Kwon Chang-Hoon dimasukkan untuk menambah daya gedor di lini depan.
Strategi pergantian pemain tersebut baru membuahkan hasil di penghujung pertandingan. Pada menit ke-86, Victor Dethan mengirimkan umpan terukur yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Kwon Chang-Hoon. Gol ini mengubah skor menjadi 2-1 dan sempat membuka kembali asa bagi Macan Kemayoran.
Namun, waktu yang tersisa tidak cukup bagi Persija untuk menyamakan kedudukan. Persib Bandung mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan, sekaligus memastikan satu tempat di partai final Piala Presiden 2026. Hasil ini membuktikan bahwa Persib Lolos Final Piala Presiden 2026 berkat efektivitas mereka.
Kemenangan ini menjadi bukti nyata efektivitas Persib dalam memanfaatkan setiap peluang penting. Sebaliknya, Persija harus melakukan evaluasi menyeluruh terkait penyelesaian akhir mereka, yang menjadi faktor utama kegagalan melangkah ke partai puncak, meski mampu menciptakan sejumlah peluang sepanjang pertandingan.






