Tak Lagi Manual, SMK 5 Penerbangan Waibu Terapkan Absensi QR Code

  • Whatsapp
Absensi Digital SMK Penerbangan Waibu
Tak Lagi Manual, SMK 5 Penerbangan Waibu Terapkan Absensi QR Code. (Foto: ist)

JAYAPURA, BULLETIN – SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu di Kabupaten Jayapura, Papua, meluncurkan inovasi Absensi Digital yang memungkinkan orang tua memantau kehadiran anak mereka via WhatsApp. Sistem ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan siswa dan efektivitas komunikasi antara sekolah dengan orang tua.

Penerapan Absensi Digital ini mengharuskan setiap siswa melakukan pemindaian barcode atau QR code saat tiba dan meninggalkan lingkungan sekolah. Data kehadiran tersebut kemudian tercatat secara digital, mempermudah pihak sekolah dalam memantau waktu kedatangan dan kepulangan siswa.

Yang menjadi keunggulan utama sistem Absensi Digital SMK Penerbangan Waibu adalah terhubungnya data kehadiran dengan layanan notifikasi WhatsApp. Orang tua siswa akan menerima informasi kehadiran anak mereka secara real-time, memastikan mereka telah tiba atau meninggalkan sekolah.

Sistem Absensi Digital ini mengubah metode pemantauan kehadiran yang sebelumnya bergantung pada laporan manual. Kini, orang tua mendapatkan informasi yang lebih cepat dan transparan, sekaligus dapat berpartisipasi aktif dalam pengawasan kedisiplinan anak mereka.

Bagi SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu, Absensi Digital membantu pengelolaan data kehadiran siswa menjadi lebih teratur dan terdokumentasi dengan baik. Data elektronik ini juga menjadi bahan evaluasi penting untuk mengukur tingkat kedisiplinan siswa secara berkala.

SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu adalah sekolah menengah kejuruan negeri yang berlokasi di Kampung Bambar, Kecamatan Waibu, Kabupaten Jayapura. Sekolah ini memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) 69970134 dan telah terakreditasi A berdasarkan data resmi Kemendikbudristek.

Pemanfaatan teknologi dalam bentuk Absensi Digital ini diharapkan tidak hanya sekadar menjadi alat pencatat, tetapi juga sarana membangun budaya disiplin di lingkungan sekolah. Siswa didorong untuk bertanggung jawab terhadap waktu mereka, sementara orang tua mendapatkan akses informasi yang cepat mengenai aktivitas kehadiran anaknya.

Berita Pilihan :  Cegah Pernikahan Dini dan Stunting, Mahasiswa Undip Edukasi Warga Desa Mojo

Langkah digitalisasi oleh SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat memperkuat komunikasi antara sekolah dan keluarga. Kolaborasi ini krusial dalam mendukung pembentukan karakter disiplin siswa menuju generasi yang lebih bertanggung jawab.

Pos terkait