Pangdam XXIII/Palaka Wira Pimpin Sertijab Danyonif TP 917 & 918, Apresiasi Prestasi

  • Whatsapp
Pangdam XXIII/Palaka Wira
Pangdam XXIII/Palaka Wira Pimpin Sertijab Danyonif TP 917 & 918, Apresiasi Prestasi. (Foto:IST)

PALU, BULLETIN – Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI J. Binsar P Sianipar memimpin upacara penyerahan jabatan Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) TP 917/Keris Muda Mandar (KMM) dan Danyonif TP 918/Matufu Maliuntinufu (MM) di Palu, Sulawesi Tengah. Acara penting ini juga dibarengi dengan pemberian penghargaan kepada Yonif TP 873/Mareso Masagena sebagai Juara I Lomba Pencak Silat Militer (PSM) TNI AD Kategori Satuan.

Kegiatan seremonial tersebut dilaksanakan di Lapangan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XXIII/Palaka Wira, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, pada Senin, 10 Agustus 2026. Upacara ini menegaskan komitmen penguatan organisasi militer di wilayah tersebut oleh Pangdam XXIII/Palaka Wira.

Sejumlah pejabat tinggi turut hadir dalam upacara ini, termasuk Kasdam XXIII/Palaka Wira Brigjen TNI Agus Sasmita, S.I.P., Irdam XXIII/Palaka Wira Brigjen TNI Gusti Nyoman Suryastawa, Kapoksahli Pangdam XXIII/Palaka Wira Brigjen TNI Sugiono, S.I.P., serta para pejabat utama dan Kepala Balakdam XXIII/Palaka Wira. Perwakilan prajurit dari Yonif TP 917/KMM, Yonif TP 918/MM, dan Yonif TP 873/MM juga tampak hadir.

Dalam amanatnya, Pangdam XXIII/Palaka Wira menyampaikan bahwa upacara kali ini memiliki makna strategis karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira. Kehadiran Yonif TP 917/KMM dan Yonif TP 918/MM merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem pertahanan dan pembinaan teritorial.

“Upacara ini memiliki makna yang sangat penting karena dilaksanakan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira. Kodam XXIII/Palaka Wira diresmikan sebagai wujud komitmen negara dalam memperkuat sistem pertahanan, pembinaan teritorial, dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Mayjen TNI J. Binsar P Sianipar.

Pangdam lebih lanjut menekankan bahwa penguatan ini bertujuan agar organisasi TNI AD di wilayah Kodam XXIII/Palaka Wira semakin profesional, adaptif, dan dekat dengan rakyat. Nama Keris Muda Mandar, jelasnya, melambangkan keberanian, kehormatan, dan ketangguhan, merujuk pada laskar pejuang Sulawesi Barat.

Berita Pilihan :  Pemkot Palu Tanam 2.000 Pohon Cabai di Poboya, Perkuat Ketahanan Pangan

“Kehadiran Yonif TP 917/KMM dan Yonif TP 918/MM merupakan bagian dari penguatan organisasi TNI AD di wilayah Kodam XXIII/Palaka Wira agar semakin profesional, adaptif, dan semakin dekat dengan rakyat,” tegas Pangdam XXIII/Palaka Wira.

Sementara itu, nama Matufu Maliuntinufu mengandung makna harapan akan kejayaan dalam menjalani kehidupan, yang menjadi nilai luhur bagi prajurit dalam melaksanakan tugas. Pangdam XXIII/Palaka Wira berpesan agar prajurit selalu menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, dan pengabdian tulus.

“Jangan pernah mencederai nama baik satuan dengan pelanggaran sekecil apa pun,” pesan Pangdam XXIII/Palaka Wira.

Ia berharap seluruh prajurit Yonif TP 917/Keris Muda Mandar dan Yonif TP 918/Matufu Maliuntinufu mampu menjadi prajurit tangguh, adaptif, profesional, dicintai rakyat, serta senantiasa memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

Pada kesempatan yang sama, Mayjen TNI J. Binsar P Sianipar juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yonif TP 873/Mareso Masagena. Mereka berhasil meraih Juara I Lomba Pencak Silat Militer (PSM) TNI AD Kategori Satuan.

“Saya mengucapkan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Yonif 873/Mareso Masagena atas keberhasilannya meraih Juara I Lomba Pencak Silat Militer TNI AD Kategori Satuan. Prestasi ini merupakan wujud dedikasi, disiplin, dan profesionalisme seluruh prajurit dalam melaksanakan tugas,” ungkapnya.

Pangdam XXIII/Palaka Wira meminta agar prestasi tersebut dipertahankan dan dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian. Ia juga menekankan bahwa kebesaran satuan tidak ditentukan oleh usia, melainkan oleh prestasi, disiplin, loyalitas, dan kehormatan prajurit.

“Ingatlah, kebesaran sebuah satuan tidak ditentukan oleh usia, tetapi oleh prestasi, disiplin, loyalitas, dan kehormatan prajurit yang mengabdi di dalamnya,” tegasnya.

Mengakhiri amanatnya, Pangdam XXIII/Palaka Wira mengucapkan selamat kepada seluruh prajurit. Ia berharap momentum ini menjadi awal pengabdian yang membanggakan bagi satuan, TNI Angkatan Darat, bangsa, dan negara.

Pos terkait