Xiaomi 18 Ultra Dikabarkan Batal, Krisis Memori Jadi Sorotan

  • Whatsapp
Xiaomi 18 Ultra Batal
ilustrasi

JAKARTA, BULLETIN – Rumor mengenai pembatalan pengembangan Xiaomi 18 Ultra Batal telah mencuat, menandakan potensi perubahan strategi lini flagship Xiaomi. Keputusan ini disebut-sebut berkaitan erat dengan lonjakan biaya komponen memori yang membuat produksi ponsel kelas premium kian mahal.

Kabar pembatalan Xiaomi 18 Ultra Batal pertama kali dihembuskan oleh leaker teknologi Kartikey Singh pada Juli 2026. Singh mengklaim Xiaomi menghentikan pengembangan perangkat tersebut dan akan mengandalkan model Pro serta Pro Max sebagai jajaran tertinggi seri Xiaomi 18.

Meski demikian, Xiaomi sendiri belum memberikan konfirmasi resmi terkait isu Xiaomi 18 Ultra Batal ini. Oleh karena itu, informasi seputar Xiaomi 18 Ultra Batal masih berstatus rumor yang memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak perusahaan.

Salah satu penyebab utama yang diyakini melatarbelakangi potensi pembatalan Xiaomi 18 Ultra Batal adalah kenaikan harga memori DRAM dan NAND. Lonjakan harga komponen ini telah menciptakan tekanan besar bagi industri smartphone, terutama untuk perangkat flagship yang membutuhkan kapasitas RAM dan penyimpanan yang besar.

Presiden Xiaomi, Lu Weibing, sebelumnya telah mengingatkan bahwa tekanan biaya memori akan menjadi tantangan serius. Ia menyebut kenaikan harga memori telah mencapai tingkat yang sangat tinggi dan berpotensi mendorong produsen untuk menaikkan harga perangkat.

“When the price-raising cycle ends, some players may suffer significant losses or even face closure,” kata Lu Weibing, menggambarkan betapa seriusnya tekanan yang dihadapi produsen akibat kenaikan biaya komponen memori.

Apabila rumor Xiaomi 18 Ultra Batal terbukti, posisi ponsel tertinggi dalam seri ini akan ditempati oleh Xiaomi 18 Pro Max. Sejumlah laporan mengindikasikan perangkat ini akan mengambil sebagian peran yang sebelumnya diisi oleh model Ultra, termasuk dari segi spesifikasi dan harga.

Krisis Memori Tekan Strategi Flagship

Kenaikan harga komponen bukanlah persoalan eksklusif Xiaomi; industri smartphone secara keseluruhan menghadapi tekanan akibat meningkatnya permintaan chip memori. Laporan menunjukkan bahwa harga kontrak DRAM dan NAND mengalami kenaikan tajam pada tahun 2026.

Berita Pilihan :  Presiden Prabowo Dorong Industri Kendaraan Listrik Nasional

Kondisi ini memaksa produsen untuk memilih antara menaikkan harga jual, memangkas margin keuntungan, atau menyesuaikan jumlah serta jenis perangkat yang diproduksi. Situasi ini menjadi lebih sulit bagi lini Ultra karena perangkat kelas ini membutuhkan komponen kamera, layar, prosesor, RAM, dan penyimpanan berkapasitas tinggi. Penambahan fitur premium berpotensi membuat harga jual semakin tinggi ketika biaya produksi juga meningkat, sehingga Xiaomi 18 Ultra Batal menjadi sebuah kemungkinan.

Xiaomi sendiri sebelumnya telah menunjukkan strateginya dalam menghadapi tekanan biaya memori dengan mengendalikan pengiriman sejumlah produk kelas bawah dan menengah. Langkah ini diambil demi menjaga profitabilitas perusahaan.

Xiaomi 18 Pro dan Pro Max Tetap Berlanjut

Tanpa model Ultra, perhatian kini beralih pada Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max. Kedua perangkat ini diperkirakan akan menjadi bagian penting dari strategi flagship Xiaomi berikutnya, meskipun ada rumor Xiaomi 18 Ultra Batal.

Xiaomi 18 Pro dikabarkan akan menjadi salah satu smartphone pertama yang menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6, yang diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 2nm. Perangkat ini diperkirakan akan diperkenalkan sekitar September 2026, meski Xiaomi belum mengumumkan jadwal resminya.

Sementara itu, kabar mengenai masa depan lini Ultra belum sepenuhnya berakhir. Sejumlah laporan menyebut Xiaomi berpotensi menghidupkan kembali nama Ultra pada generasi berikutnya, yaitu Xiaomi 19 Ultra, yang diperkirakan hadir pada akhir 2027.

Dengan demikian, jika rumor Xiaomi 18 Ultra Batal terbukti, hilangnya model ini bukan berarti Xiaomi meninggalkan segmen ponsel Ultra secara permanen. Perusahaan kemungkinan hanya menunda kehadiran model tersebut sambil menunggu kondisi biaya komponen menjadi lebih memungkinkan. Untuk saat ini, Xiaomi 18 Ultra Batal masih berada dalam wilayah rumor, dan keputusan final baru dapat dipastikan setelah Xiaomi memberikan pengumuman resmi.

Pos terkait