Sulteng Bebas TB: Gubernur Anwar Hafid Targetkan Rampung dalam Tiga Tahun

  • Whatsapp
Sulteng Bebas TB
Sulteng Bebas TB: Gubernur Anwar Hafid Targetkan Rampung dalam Tiga Tahun. (Foto:Ist)

PALU, BULLETIN – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., dengan tegas menargetkan wilayahnya mencapai status Sulteng Bebas TB dalam kurun waktu tiga tahun ke depan. Pernyataan ini disampaikan pada Puncak Dies Natalis ke-9 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tadulako, Sabtu (22 Agustus), sekaligus meluncurkan program Berani Magaya bagi perguruan tinggi se-Sulawesi Tengah di Auditorium Universitas Tadulako.

“Kita berkomitmen hari ini bahwa dalam tiga tahun ke depan, Sulteng bebas TB,” kata Gubernur Anwar Hafid.

Menurut Gubernur, upaya mencapai Sulteng Bebas TB bukanlah pekerjaan yang dapat diselesaikan oleh pemerintah saja. Pemberantasan Tuberkulosis (TB) membutuhkan kekuatan bersama dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan, mahasiswa, keluarga, hingga masyarakat luas.

Oleh karena itu, Gubernur menekankan bahwa pemberantasan TB harus dipandang sebagai gerakan bersama lintas sektor yang dijalankan secara nyata dan berkelanjutan. Program Berani Magaya tidak boleh berhenti hanya sebagai seremoni peluncuran, melainkan harus segera diterjemahkan menjadi gerakan konkret di lingkungan kampus, keluarga, dan masyarakat.

“Kita akan koordinasikan dengan seluruh perguruan tinggi dan jajaran kesehatan supaya apa yang kita launching hari ini betul-betul bisa berjalan,” kata Gubernur Anwar Hafid.

Gubernur juga menyoroti peran strategis perguruan tinggi dalam mempercepat penemuan dan penanganan kasus TB. Mahasiswa, imbuhnya, memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan baru dalam memberikan edukasi, membantu menemukan kasus, mendampingi masyarakat, serta menjadi pengingat pentingnya pencegahan dan pengobatan TB hingga tuntas, guna mewujudkan Sulteng Bebas TB.

“Kerja sama ini hanya bisa berjalan kalau kita bersama-sama dengan seluruh perguruan tinggi. Apa yang digagas melalui Berani Magaya hari ini adalah sebuah konsep yang sangat aktual dan harus kita lakukan,” kata Gubernur Anwar Hafid.

Berita Pilihan :  Gubernur Anwar Hafid Dorong Walatana Jadi Role Model Pertanian Sulteng Modern

Gerakan pemberantasan TB ini juga merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui program “9 Berani” dan bentuk dukungan terhadap agenda nasional pemerintah. Komitmen ini turut didukung kehadiran sejumlah pejabat penting pada acara tersebut, termasuk Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Wakil Menteri Kesehatan RI.

“Kami ingin menyampaikan bahwa komitmen kita di Sulawesi Tengah, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota, begitu besar untuk menyukseskan program Asta Cita Bapak Presiden di Sulawesi Tengah,” jelas Gubernur Anwar Hafid.

Dengan melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan, mahasiswa, keluarga, dan masyarakat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah optimistis bahwa target Sulteng Bebas TB dalam tiga tahun bukan sekadar cita-cita. Ini dapat diwujudkan melalui gerakan bersama yang terpadu dan berkelanjutan.

Pos terkait