[JAKARTA], BULLETIN – Wisma Mandiri I di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, terlihat sepi usai aksi boikot nasabah terhadap Bank Mandiri. Boikot ini dipicu pemblokiran rekening Rp80,9 juta milik Botok tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Sejumlah nasabah diketahui memindahkan tabungan ke bank lain dan memotong kartu ATM sebagai bentuk protes. “Kami kecewa dengan tindakan sepihak Bank Mandiri,” kata seorang nasabah yang enggan disebutkan namanya.
Tak hanya itu viral video di medsos memperlihatkan memblokir bank mandiir dan beralih ke bank lain.
Bank Mandiri melalui keterangan resmi mengakui pemblokiran rekening tersebut dilakukan atas permintaan Kepolisian. Namun, langkah ini justru memantik gelombang ketidakpuasan nasabah.
Insiden ini menjadi blunder terbesar Bank Mandiri di awal 2026. Analis memprediksi aksi boikot bisa berdampak pada kepercayaan publik terhadap perbankan nasional.
“Transparansi dan komunikasi dengan nasabah harus jadi prioritas,” tegas Budi Santoso, Pengamat Perbankan dari Universitas Indonesia.






