[Maluku], BULLETIN – Kohu-kohu, makanan tradisional khas Maluku, terkenal dengan cita rasa segar, gurih, dan kaya aroma. Terbuat dari ikan tongkol atau cakalang, kelapa parut, sayuran, dan jeruk nipis, hidangan ini mirip urap namun memiliki karakter unik berkat rasa ikan dan asam jeruk.
Untuk membuat Kohu-kohu, Anda memerlukan 300 gram ikan tongkol/cakalang, 150 gram kelapa parut setengah tua, serta sayuran seperti kacang panjang, tauge, mentimun, dan daun kemangi. Bumbu irisannya terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, serai, dan daun jeruk.
Pertama, bersihkan ikan dan kukus atau rebus hingga matang. Suwir dagingnya dan pisahkan dari tulangnya. Kemudian, seduh kacang panjang dan tauge dengan air panas agar tetap renyah. Campurkan kelapa parut dengan sedikit garam, lalu sangrai sebentar untuk aroma yang lebih harum.
Satukan ikan suwir, kelapa parut, sayuran, dan bumbu iris dalam wadah. Peras jeruk nipis, tambahkan garam dan gula secukupnya. Aduk hingga rata dan sesuaikan rasa. ‘Tekstur renyah sayuran dan aroma ikan bakar membuat Kohu-kohu semakin nikmat,’ kata Chef Yudi, pakar kuliner tradisional.
Kohu-kohu paling cocok disajikan segar bersama nasi putih hangat. Untuk rasa yang lebih autentik, gunakan ikan yang dibakar dan pastikan jeruk nipis ditambahkan terakhir. Simak resep lengkapnya di situs resmi Pemerintah Maluku.
Hidangan ini tak hanya lezat tetapi juga bernutrisi. Ikan menjadi sumber protein, kelapa memberikan rasa gurih, sedangkan sayuran dan jeruk menambah sensasi segar. Kohu-kohu cocok sebagai lauk sederhana untuk makan siang keluarga.






