Banjir Bandang di Nepal: 291 Warga Asing Hilang, Termasuk 105 Turis India

  • Whatsapp
Banjir Nepal
Captured

KATHMANDU, BULLETIN – Banjir bandang dahsyat menerjang wilayah Rasuwa, Nepal, memicu operasi pencarian besar-besaran setelah 291 warga asing, termasuk 105 turis India, dilaporkan hilang. Bencana Banjir Nepal yang menerjang kawasan dekat perbatasan Tibet ini menimbulkan kerusakan luas pada permukiman dan infrastruktur.

Berdasarkan laporan Nepal Tourism Board, sedikitnya 291 warga negara asing dilaporkan hilang setelah banjir menerjang kawasan tersebut. Dari jumlah itu, 105 di antaranya merupakan warga negara India. Data ini menunjukkan skala serius dari dampak Banjir Nepal yang terjadi.

Selain wisatawan India, warga negara asing lain yang dilaporkan hilang terdiri atas tiga warga Amerika Serikat, 17 warga Malaysia, 12 warga Inggris, empat warga Afrika Selatan, satu warga Australia, dan satu warga Belanda. Kewarganegaraan 103 orang lainnya masih belum teridentifikasi hingga saat ini. Tingginya jumlah korban hilang dari berbagai negara memperlihatkan luasnya jangkauan Banjir Nepal.

Banjir datang secara tiba-tiba dan menyapu kawasan di dua distrik di Nepal. Arus deras sungai menerjang permukiman di sepanjang aliran sungai, menyebabkan kerusakan dan membuat sejumlah orang terjebak atau kehilangan kontak. Insiden Banjir Nepal ini menjadi perhatian dunia.

Hingga laporan terakhir, sedikitnya delapan orang dilaporkan meninggal dunia. Jumlah korban masih berpotensi bertambah karena sejumlah orang belum ditemukan. Tim penyelamat terus melakukan pencarian terhadap warga dan wisatawan yang masih hilang. Kondisi medan yang terdampak banjir menjadi tantangan bagi operasi evakuasi dan pencarian korban Banjir Nepal.

Besarnya jumlah warga negara asing yang hilang juga meningkatkan kekhawatiran keluarga di negara asal, khususnya India yang memiliki lebih dari seratus warganya dalam daftar pencarian.

Berita Pilihan :  Bantuan Logistik Manggarai Timur: Wabup Tegaskan Tak Ada Tekanan BNPB

Dampak Banjir Nepal tidak hanya dirasakan masyarakat di sekitar aliran sungai. Sedikitnya 12 proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan banjir. Kerusakan tersebut memperlihatkan besarnya skala bencana yang terjadi di kawasan Rasuwa.

Infrastruktur vital, permukiman, dan jalur akses terdampak, sementara operasi penyelamatan masih berlangsung. Otoritas Nepal bersama tim penyelamat terus berupaya menjangkau wilayah yang terdampak untuk menemukan orang-orang yang masih hilang maupun terjebak.

Dengan ratusan warga asing masuk dalam laporan orang hilang, perhatian kini tertuju pada upaya pencarian dan evakuasi. Pemerintah Nepal dan negara-negara asal korban masih menunggu perkembangan terbaru dari operasi penyelamatan di tengah kondisi lapangan yang sulit akibat Banjir Nepal.

Pos terkait