[JAKARTA], BULLETIN – Pemerintah memberhentikan 249 kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan menutup 1.288 dapur dalam penertiban ketat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akibat pelanggaran disiplin & standar sanitasi. Tindakan tegas ini diambil setelah evaluasi menyeluruh oleh Kemenko Pangan dan Badan Gizi Nasional (BGN).
Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan menyatakan 66 kepala SPPG baru saja diberhentikan dalam sebulan terakhir.
“66 yang baru sebulan ini. Sebelumnya 183, kemudian 66 yang tidak disiplin. SPPG tidak disiplin, tidak datang ke kantor,” kata Zulkifli dalam rapat koordinasi di Jakarta (26/08).
BGN menutup 455 dapur tambahan setelah sebelumnya menutup 833 dapur karena tak memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). “Yang tepatnya adalah 455 dapur yang ditutup karena tidak memenuhi standar SLHS,” jelas Kepala BGN Sudaryono. Total 1.288 dapur telah ditutup dalam penertiban ini.
Program MBG tetap berjalan dengan 27.485 dapur beroperasi, 27.022 di antaranya telah lolos verifikasi. Pemerintah menegaskan ekspansi program tak boleh mengorbankan standar keamanan pangan. Badan Gizi Nasional akan terus memantau implementasi program ini secara ketat.
Penertiban ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya luas jangkauannya, tetapi juga memenuhi standar tata kelola yang ketat. Kualitas pelayanan dan keamanan makanan menjadi prioritas utama selain perluasan cakupan.






