SEOUL, BULLETIN – JENNIE BLACKPINK resmi merilis Extended Play (EP) digital berjudul ‘Fallen Angel’ pada Jumat, 28 Agustus 2026. Proyek musik solo ini membawa para penggemar masuk ke dalam sisi personal JENNIE, mengeksplorasi tema kesepian, cinta, dan pencarian makna diri yang mendalam.
EP ‘Fallen Angel’ diluncurkan secara global tepat pukul 13.00 KST atau 11.00 WIB melalui berbagai platform musik digital. Bersamaan dengan perilisan EP tersebut, JENNIE juga menghadirkan video musik (MV) untuk lagu utama bertajuk “FALLEN ANGEL” di kanal YouTube resminya.
Proyek ‘Fallen Angel’ ini berada di bawah naungan label milik JENNIE sendiri, OA Entertainment, dengan distribusi global yang ditangani oleh Columbia Records. Pihak OA Entertainment sebelumnya telah mengungkapkan bahwa ‘Fallen Angel’ lahir dari lubuk hati yang paling personal, menjadi wujud ekspresi diri JENNIE yang paling jujur.
“This EP comes from a very personal place in my heart and the truest self-expression,” kata perwakilan OA Entertainment.
Pernyataan tersebut memberikan petunjuk kuat mengenai arah musik terbaru dari JENNIE BLACKPINK. Jika karya-karya sebelumnya sering menampilkan persona yang glamor dan penuh kepercayaan diri, ‘Fallen Angel’ justru menyajikan ruang lebih besar bagi emosi serta kerentanan sang idola.
EP digital ‘Fallen Angel’ terdiri dari tiga lagu yang memukau: “FALLEN ANGEL”, “HEAVEN”, dan “Less than a Lover”. Total durasi ketiga lagu tersebut mencapai sekitar 8 menit 51 detik, memberikan pengalaman mendalam bagi para pendengar.
Lagu “FALLEN ANGEL” menjadi inti dari proyek ini, menampilkan pendekatan pop akustik minimalis yang menonjolkan melodi gitar dan vokal JENNIE yang lebih terbuka. Konsep musik semacam ini berhasil memperkuat suasana reflektif yang dibangun sepanjang lagu, menciptakan kesan yang mendalam.
Sementara itu, lagu “HEAVEN” menawarkan nuansa yang berbeda, menggambarkan dinamika hubungan yang penuh tarik-ulur. Lagu ini mengisahkan dua individu yang, meski saling menyakiti, tetap menganggap hubungan mereka sebagai sebuah “surga” yang unik. ‘Fallen Angel’ menunjukkan kepiawaian JENNIE dalam bercerita.
Adapun “Less than a Lover” bukanlah lagu yang sepenuhnya baru bagi para penggemar. Lagu ini telah dirilis sebagai single pada Juli 2026 sebelum akhirnya menjadi bagian dari EP ‘Fallen Angel’. Lagu tersebut sebelumnya juga mencatat performa kuat di berbagai platform musik, bahkan berhasil mencapai posisi pertama di iTunes di 27 negara atau wilayah.
Dari Popularitas Global ke Sisi yang Lebih Rentan
Kehadiran ‘Fallen Angel’ menandai arah yang menarik dalam perjalanan solo JENNIE BLACKPINK. Di balik statusnya sebagai salah satu bintang K-pop paling dikenal secara global, proyek ini justru memperlihatkan sisi rapuh dan manusiawi dari dirinya.
Tema kesepian dan pencarian cinta menjadi benang merah yang membuat ‘Fallen Angel’ terasa berbeda dan personal. JENNIE tidak hanya berbicara mengenai hubungan dengan orang lain, tetapi juga tentang kebutuhan esensial manusia untuk menemukan seseorang atau suatu tempat yang bisa memberikan rasa aman dan penerimaan.
Konsep-konsep tersebut kemudian diterjemahkan secara visual melalui video musik “FALLEN ANGEL”. Dunia yang dibangun dalam MV ini bernuansa dark fairytale, lengkap dengan simbol-simbol yang memperkuat pesan tentang beban kehidupan dan keinginan mendalam untuk melepaskan diri dari segala ikatan.
Narasi pembuka MV menyinggung bagaimana keserakahan manusia dapat membuat kehidupan semakin berat dan membebani. Dari sana, cerita bergerak menuju gagasan fundamental tentang melepaskan segala beban dan memilih untuk terbang bebas tanpa batasan.
Simbol “fallen angel” pun menjadi semakin relevan dalam konteks ini. Sosok malaikat yang jatuh dapat diartikan bukan hanya sebagai gambaran tentang kehilangan posisi atau status, tetapi juga sebagai individu yang pernah berada di puncak namun kini harus menghadapi sisi kehidupan yang lebih gelap dan penuh tantangan. Inilah esensi dari ‘JENNIE Fallen Angel’.
Di titik ini, musik dan visual JENNIE BLACKPINK bertemu dalam harmoni yang sempurna. Kesepian, hubungan yang rumit, serta keinginan tulus untuk menemukan tempat yang terasa seperti rumah tidak lagi hanya menjadi tema lagu, melainkan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas proyek ‘Fallen Angel’ secara keseluruhan.
Langkah Baru JENNIE Setelah “Ruby”
‘Fallen Angel’ menjadi proyek penting yang melanjutkan jejak karier JENNIE setelah perilisan album solo debutnya, “Ruby”, pada tahun 2025. Sepanjang tahun 2026, JENNIE juga terus mempertahankan aktivitas globalnya, termasuk tampil di sejumlah festival musik internasional bergengsi.
Menariknya, JENNIE tidak berhenti pada format digital saja. OA Entertainment juga telah mengumumkan akan ada versi fisik dari EP ‘Fallen Angel’ yang akan memuat total enam lagu. Ini termasuk tiga lagu tambahan yang tidak tersedia pada edisi digital, yaitu “sweettooth”, “lockitdown”, dan “Face”.
Dengan demikian, ‘Fallen Angel’ bukan sekadar rilisan singkat di tengah padatnya jadwal JENNIE sebagai artis global. EP ini menjadi sebuah wadah bagi JENNIE untuk menunjukkan sisi yang mungkin tidak selalu terlihat di atas panggung: seorang perempuan yang tetap berhadapan dengan kesepian, cinta, kehilangan, dan kebutuhan sederhana untuk menemukan tempat yang benar-benar terasa seperti rumah.
Di balik sosok “fallen angel”, JENNIE justru menawarkan cerita tentang manusia yang sedang belajar melepaskan beban dan menemukan kembali kebebasan dirinya.






