NOTTINGHAM, BULLETIN – Nottingham Forest secara resmi memperkuat lini serang mereka dengan mendatangkan penyerang Liam Delap dari Chelsea. Pemain berusia 23 tahun ini menandatangani kontrak berdurasi lima musim, dengan nilai transfer yang berpotensi mencapai 50 juta poundsterling atau sekitar Rp365 miliar, menjadikan Liam Delap Nottingham Forest sebagai investasi besar klub.
Transfer fantastis ini secara otomatis meningkatkan persaingan di lini depan Forest, khususnya bagi penyerang asal Brasil, Igor Jesus. Liam Delap Nottingham Forest kini harus bersaing ketat untuk memperebutkan satu tempat di starting XI.
Menurut laporan Sky Sports, biaya awal yang dibayarkan Forest adalah 45 juta poundsterling atau sekitar Rp328,5 miliar. Angka ini masih bisa bertambah 5 juta poundsterling dalam bentuk bonus, bergantung pada pencapaian target tertentu oleh Delap.
Jika semua bonus tersebut terpenuhi, Liam Delap akan dinobatkan sebagai pemain termahal sepanjang sejarah Nottingham Forest. Kedatangan Liam Delap Nottingham Forest menunjukkan keseriusan klub dalam meningkatkan produktivitas lini depan.
Klub sangat membutuhkan opsi serangan tambahan setelah kepergian Taiwo Awoniyi ke Coventry City. Liam Delap Nottingham Forest diharapkan mampu mengisi kekosongan tersebut dan mendongkrak performa tim.
Sebelumnya, Igor Jesus adalah salah satu pemain kunci di sektor serangan Forest setelah didatangkan dari Botafogo. Kini, penyerang asal Brasil itu menghadapi persaingan baru yang ketat dengan karakter permainan yang berbeda dari Liam Delap Nottingham Forest.
Delap menawarkan postur tinggi dan kekuatan fisik yang ideal sebagai target man di lini depan. Kehadirannya memberikan lebih banyak pilihan bagi pelatih Oliver Glasner dalam menyusun skema serangan.
Selain Delap dan Igor Jesus, Forest masih memiliki Arnaud Kalimuendo sebagai opsi penyerang lainnya. Dengan komposisi ini, persaingan untuk posisi penyerang utama dipastikan semakin terbuka dan menarik.
Kebutuhan Forest akan penguatan lini serang sangat jelas terlihat dari hasil pertandingan terakhir mereka. Kekalahan 0-1 dari Leeds United menunjukkan bahwa efektivitas penyelesaian akhir menjadi aspek krusial yang harus segera dibenahi.
Kepindahan ke Forest juga menjadi kesempatan emas bagi Delap untuk kembali bersinar setelah melalui periode yang kurang memuaskan bersama Chelsea. Liam Delap Nottingham Forest adalah babak baru dalam kariernya.
Delap hanya menghabiskan satu musim di Stamford Bridge setelah Chelsea merekrutnya dari Ipswich Town dengan nilai 30 juta poundsterling atau sekitar Rp219 miliar.
Selama membela Chelsea, Delap hanya mencatatkan 47 penampilan dan mencetak tiga gol. Angka ini jauh menurun dibandingkan performanya bersama Ipswich pada Premier League 2024/25, di mana ia mampu mencetak 12 gol dari 37 pertandingan liga.
Di Chelsea, persaingan yang semakin ketat membuat menit bermain Delap berkurang drastis. Joao Pedro mengambil alih nomor punggung 9 yang sebelumnya dikenakannya, sementara Nicolas Jackson dan Marc Guiu juga menjadi pilihan utama di lini serang.
Sebelum akhirnya memilih Forest, Delap sempat menolak tawaran dari Fulham. Kini, Forest menjadi panggung baru bagi Delap untuk membuktikan bahwa performa buruknya di Chelsea bukanlah cerminan kemampuan sebenarnya.
Delap mengungkapkan bahwa komunikasi intens dengan pelatih Oliver Glasner menjadi salah satu faktor penting dalam keputusannya menerima tawaran Forest. Ia percaya sang pelatih dapat membantunya berkembang dan berharap mampu memberikan kontribusi signifikan melalui gol.
“Saya percaya dia bisa membantu saya berkembang dan saya ingin mencetak banyak gol untuk klub ini,” kata Liam Delap dikutip dari situ asing .spacemoney.com.
Delap merupakan produk akademi Manchester City. Sebelum bergabung dengan Ipswich dan kemudian Chelsea, ia sempat menjalani masa peminjaman di beberapa klub, termasuk Stoke City, Preston North End, dan Hull City.
Kedatangan Delap juga menunjukkan ambisi besar Nottingham Forest untuk membangun skuad yang kompetitif. Klub tidak hanya berinvestasi di sektor depan, tetapi juga memperkuat lini belakang dengan mendatangkan bek Ousmane Diomande dari Sporting CP dengan nilai transfer 36 juta poundsterling.
Bagi Igor Jesus, kedatangan Delap menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk meningkatkan persaingan internal. Ia harus membuktikan kembali bahwa dirinya layak menjadi pilihan utama Glasner, dan kehadiran Liam Delap Nottingham Forest akan memacu performanya.
Persaingan antara Igor Jesus dan Delap berpotensi menjadi salah satu dinamika paling menarik di lini depan Forest musim ini. Delap datang dengan label pemain mahal dan kebutuhan untuk bangkit, sementara Igor Jesus memiliki modal pengalaman bersama Forest dan harus mempertahankan posisinya.
Kini, keputusan akhir berada di tangan Glasner: apakah akan mengandalkan pengalaman dan kontribusi Igor Jesus, memberi kesempatan kepada investasi besar Liam Delap Nottingham Forest, atau meramu keduanya dalam skema yang memungkinkan mereka bermain bersama untuk kesuksesan tim.






