LONDON, BULLETIN – Tottenham Hotspur kembali menelan pil pahit setelah dikalahkan Newcastle United dengan skor 0-2 di kandang sendiri. Pertandingan pekan kedua Premier League 2026/2027 ini berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium pada Sabtu, 29 Agustus 2026 malam WIB, di mana efektivitas Newcastle menghukum dominasi tanpa gol tuan rumah.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Tottenham Hotspur yang berambisi meraih poin penuh di hadapan pendukungnya. Meski menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang, penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka gagal mencetak gol.
Statistik pertandingan menunjukkan Tottenham Hotspur memegang kendali dengan 58% penguasaan bola dan melepaskan 17 percobaan ke gawang, di mana enam di antaranya tepat sasaran. Namun, tidak ada satu pun peluang tersebut yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Omar Marmoush yang menjalani debutnya setelah didatangkan dari Manchester City, mendapat kesempatan mengisi lini serang akibat badai cedera yang menimpa skuad Tottenham Hotspur. Penyerang muda Savinho, yang sebelumnya tampil gemilang, harus absen karena cedera.
Newcastle United, di sisi lain, tampil sangat disiplin dalam bertahan dan mampu meredam serangan-serangan Tottenham Hotspur. Mereka menunggu momen yang tepat untuk melancarkan serangan balik.
Momen krusial terjadi pada menit ke-62 saat Newcastle berhasil memecah kebuntuan. Gol bermula dari serangan cepat yang dibangun dari pertahanan, di mana Nico Gonzalez mengirim umpan jauh ke Amar Dedic. Dedic kemudian menerobos pertahanan Tottenham Hotspur sebelum mengoper bola kepada Anthony Elanga. Elanga tidak menyia-nyiakan kesempatan dan melepaskan sepakan melengkung yang gagal dijangkau kiper.
Gol tersebut membangkitkan semangat Newcastle dan membuat Tottenham Hotspur semakin tertekan. Meskipun terus berupaya mengejar ketertinggalan, pertahanan rapat Newcastle sulit ditembus.
Skor 0-2 ini bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini menempatkan Tottenham Hotspur dalam posisi sulit di awal musim, sementara Newcastle United berhasil membawa pulang tiga poin penting dari London.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa penguasaan bola dan jumlah percobaan bukan jaminan kemenangan. Tottenham Hotspur kini harus segera membenahi efektivitas di lini depan dan mencari solusi atas persoalan cedera yang membatasi pilihan pelatih.






