PALU, BULLETIN – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, meresmikan program bantuan penyediaan sarana air bersih untuk masyarakat di Yayasan Kalantaro Sejahtera, Kelurahan Talise, Kota Palu, pada Selasa (01/09). Bantuan sarana air bersih ini berasal dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui SERUNI (Solidaritas Perempuan untuk Indonesia), sebuah organisasi yang beranggotakan para istri menteri.
Acara peresmian program sarana air bersih tersebut turut dihadiri oleh istri Menteri ESDM, Sri Suparni Bahlil, Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Sri Nirwanti Bahasoan, Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, serta sejumlah pejabat dan pihak terkait lainnya. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan pentingnya program penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian serta bantuan sarana air bersih yang diberikan. Ia menekankan bahwa air merupakan kebutuhan dasar yang esensial bagi kelangsungan hidup masyarakat.
“Pada hari ini kita akan mendapatkan bantuan air bersih dari Kementerian ESDM melalui ibu-ibu SERUNI. Ini adalah organisasi para istri menteri di Kabinet Merah Putih. Semoga bantuan ini membawa manfaat bagi masyarakat, karena tentu tujuan dari program ini adalah untuk kepentingan masyarakat,” kata Imelda Liliana Muhidin.
Wakil Wali Kota Palu juga menambahkan bahwa komitmen pemerintah pusat terhadap masyarakat di Kota Palu dan Kabupaten Sigi terus terlihat kuat. Ia juga mengumumkan rencana kunjungan istri Wakil Presiden ke Palu dan Sigi untuk memberikan bantuan tambahan.
Sementara itu, Sri Suparni Bahlil mengungkapkan bahwa dirinya telah beberapa kali berkunjung ke Kota Palu dan melihat perkembangan yang pesat. Ia juga menyoroti kebersihan kota yang memberikan kesan positif.
“Saya sudah beberapa kali datang ke Palu sejak Pak Bahlil menjadi Ketua HIPMI. Saya melihat perkembangan Kota Palu ini luar biasa dan bersih. Semoga Palu tetap bersih selamanya,” ujar Sri Suparni Bahlil.
Sri Suparni berharap agar bantuan sarana air bersih tersebut dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan optimal oleh seluruh penerima manfaat. Ia menekankan pentingnya perawatan fasilitas ini untuk keberlangsungan manfaatnya.
“Semoga bantuan kami ini dapat dimanfaatkan dengan baik, baik untuk anak-anak didik, anak-anak asuh, maupun para pengajarnya, sehingga semuanya dapat semakin nyaman dengan adanya akses air bersih,” tambahnya.
Melalui program bantuan ini, diharapkan kebutuhan akan sarana air bersih di lingkungan Yayasan Kalantaro Sejahtera Palu dapat terpenuhi secara lebih baik. Hal ini akan mendukung kenyamanan, kesehatan, serta kelancaran aktivitas anak-anak dan para pengajar di yayasan tersebut. Program ini juga menjadi contoh kolaborasi positif antara pemerintah dan organisasi sosial dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar seperti air bersih.






