JAKARTA, BULLETIN – Chelsea gagal datangkan Lamine Camara dari AS Monaco setelah kesepakatan transfer senilai 55 juta euro dilaporkan batal difinalisasi pada hari terakhir bursa transfer musim panas 2026. Drama ini terjadi setelah Chelsea sebelumnya mencari pengganti Enzo Fernández yang hijrah ke Manchester City.
Dilansir dari media asing nicematin.com, awalnya, Chelsea dan AS Monaco telah mencapai kesepakatan untuk kepindahan Lamine Camara. Gelandang asal Senegal ini bahkan dikabarkan telah mendapat izin untuk menjalani pemeriksaan medis pada 1 September 2026, menandakan tahap akhir dari transfer tersebut.
Upaya Chelsea untuk mendatangkan Lamine Camara adalah respons cepat setelah kepergian Enzo Fernández. The Blues sangat membutuhkan gelandang baru, dan Camara, dengan performa impresifnya bersama Monaco, menjadi target utama untuk mengisi kekosongan lini tengah.
Situasi berubah drastis beberapa jam kemudian. Menurut laporan The Times dan media Prancis lainnya, AS Monaco menarik diri dari kesepakatan tersebut. Akibatnya, transfer Lamine Camara ke Chelsea batal, dan sang pemain tetap berseragam Monaco setelah jendela transfer ditutup.
Keputusan AS Monaco untuk mempertahankan Lamine Camara datang setelah menolak dua tawaran awal Chelsea sebesar 45 juta dan 50 juta euro. Monaco awalnya enggan melepas salah satu pemain terbaiknya di menit-menit akhir bursa, mengingat sulitnya mencari pengganti dalam waktu singkat.
Lamine Camara memang menjadi incaran banyak klub Eropa berkat performanya yang terus menanjak. Pemain berusia 22 tahun ini tidak hanya menjadi gelandang kunci bagi AS Monaco, tetapi juga pilar penting di tim nasional Senegal. Pada awal musim, Camara bahkan sempat masuk dalam daftar tim terbaik Ligue 1.
Bagi Chelsea, kegagalan datangkan Lamine Camara ini menjadi tantangan besar. Mereka harus mencari solusi lain untuk lini tengah setelah Enzo Fernández hengkang, sementara Monaco berhasil mempertahankan aset berharganya meski kehilangan potensi pemasukan besar. Untuk sementara, Lamine Camara tetap menjadi bagian dari skuad AS Monaco, meninggalkan Chelsea dengan pekerjaan rumah baru di bursa transfer berikutnya.






