JAKARTA, BULLETIN – Penjaga gawang Emil Audero Mulyadi kini resmi berseragam Rayo Vallecano, klub La Liga Spanyol, dengan status pinjaman dari Como untuk musim 2026/2027. Perjalanan karier Emil Audero di level Eropa ini diproyeksikan menjadi fondasi penting bagi Timnas Indonesia dalam menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026, bersama enam pemain abroad lainnya yang disiapkan Pelatih John Herdman.
Timnas Indonesia akan berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung pada jendela FIFA Matchday. Kondisi ini membuka peluang bagi Herdman untuk menurunkan skuad terkuat, termasuk para pemain Indonesia yang berkarier di Eropa.
Herdman sebelumnya telah menegaskan perbedaan komposisi pemain untuk agenda FIFA Matchday dan turnamen regional. Pada FIFA Matchday, ia akan mengandalkan pemain abroad, sementara kompetisi seperti ASEAN Hyundai Cup lebih banyak diisi pemain dari liga domestik dan Asia Tenggara. Kebijakan ini memungkinkan Herdman untuk merakit tim yang kompetitif dengan pengalaman internasional.
Berikut adalah tujuh pemain yang diprediksi menjadi fondasi utama Timnas Indonesia, termasuk penjaga gawang Emil Audero yang baru saja bergabung dengan klub La Liga:
Jay Idzes
Jay Idzes diperkirakan tetap menjadi pilar utama di lini pertahanan. Bek yang bermain di Italia ini membawa pengalaman menghadapi penyerang berkelas dan memiliki peran kepemimpinan yang krusial. Keberadaan Idzes sangat penting untuk membangun pertahanan yang solid dan terorganisasi.
Kevin Diks
Kevin Diks menjadi opsi serbaguna di sektor pertahanan. Pengalamannya bermain di Eropa memberikan fleksibilitas untuk dimainkan di berbagai posisi. Kemampuan ini sesuai dengan visi Herdman yang menginginkan tim dengan struktur permainan yang dinamis.
Calvin Verdonk
Calvin Verdonk juga berpeluang besar mengisi posisi penting dalam skema Herdman. Pemain yang beroperasi di sisi kiri ini menawarkan keseimbangan antara tugas bertahan dan membantu serangan. Kehadirannya memberikan variasi dalam membangun serangan dari sayap dan transisi permainan.
Elkan Baggott
Postur tinggi Elkan Baggott menjadi keuntungan besar bagi lini pertahanan Indonesia. Bek jangkung ini efektif dalam duel bola udara dan memperkuat pertahanan menghadapi penyerang lawan yang kuat. Baggott sebelumnya juga masuk dalam skuad latihan yang dipanggil Herdman.
Ole Romeny
Di lini depan, Ole Romeny diharapkan dapat meningkatkan daya gedor Timnas Indonesia. Kehadirannya memberikan opsi tambahan bagi Herdman untuk membangun lini serang yang lebih agresif. Romeny termasuk dalam proyeksi pemain abroad yang akan dipanggil saat agenda FIFA memungkinkan.
Emil Audero
Posisi penjaga gawang Timnas Indonesia kini semakin kuat dengan bergabungnya Emil Audero ke Rayo Vallecano. Audero akan bersaing dengan Dani Cárdenas setelah kiper utama Augusto Batalla cedera. Perpindahan ini menambah pengalaman Audero di level Eropa, menjadi modal berharga jika dipercaya mengawal gawang Timnas Indonesia.
“Perpindahan tersebut membuat pengalaman Audero di level Eropa semakin bertambah dan menjadi modal penting apabila kembali dipercaya mengawal gawang Indonesia,” demikian laporan dari detiksport.
Luke Vickery
Nama muda yang menarik perhatian adalah Luke Vickery. Pemain Macarthur FC ini memperoleh status WNI dan masuk dalam radar Timnas Indonesia. Vickery disebut telah berkomunikasi dengan Herdman dan cocok dengan karakter permainan yang diinginkan pelatih. Kecepatan dan keberaniannya dapat menjadi variasi di lini depan.
Kesempatan Merakit Skuad Terkuat
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan unik bagi Herdman untuk merakit skuad terkuat, berbeda dengan ASEAN Hyundai Cup yang tidak masuk kalender FIFA. Kini, Indonesia memiliki peluang untuk memanggil pemain-pemain abroad dan membangun kerangka tim dengan pengalaman internasional yang lebih luas.
Persaingan di Grup A juga mengalami perubahan. India mundur dari turnamen, dan Bangladesh kemudian menerima undangan sebagai pengganti. Ini berarti Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.
Dengan kombinasi pemain senior berpengalaman, talenta dari liga Eropa seperti Emil Audero, serta pemain muda menjanjikan seperti Luke Vickery, Herdman memiliki bahan yang lebih lengkap untuk membentuk skuad Garuda. Namun, tujuh nama ini masih merupakan proyeksi, bukan daftar starting XI resmi. Keputusan akhir tetap berada di tangan Herdman setelah mempertimbangkan kondisi pemain, performa klub, kebugaran, dan kebutuhan taktik menjelang turnamen.






